Bantentv.com – Jika kamu pernah mencium aroma harum manis yang keluar dari dapur nenek di pagi hari, mungkin itulah kenangan yang dibawa oleh kue babon khas Banten.
Kue tradisional yang satu ini telah ada sejak puluhan tahun silam dan menjadi sajian wajib di berbagai acara besar seperti hajatan, pengajian, hingga kenduri kampung.
Meski tren kuliner modern terus bermunculan, kue babon tetap bertahan di hati para pencinta camilan klasik. Rasa manis legit berpadu gurih santan menghadirkan nostalgia masa lalu yang hangat dan penuh kenangan.
Asal Usul dan Makna Filosofis Kue Babon
Kue babon diyakini berasal dari tradisi Melayu di pesisir Sumatera, kemudian menyebar ke wilayah barat Pulau Jawa, termasuk Banten.
Di daerah ini, resepnya disesuaikan dengan bahan lokal seperti tepung sagu dan santan kelapa segar, sehingga menghasilkan tekstur lembut dan aroma alami yang khas.
Baca Juga: Kuliner Khas Banten, Warisan Rasa yang Tak Lekang oleh Zaman
Dalam budaya masyarakat Banten, kue babon sering dianggap sebagai simbol kebangkitan dan kebersamaan, menjadikannya sajian istimewa pada momen silaturahmi atau perayaan keluarga besar.
Cita Rasa dan Tekstur yang Bikin Rindu
Tekstur kue legenda ini renyah di luar namun langsung lumer di mulut. Cita rasanya sederhana, tetapi justru di situlah letak keistimewaannya. Siapa pun yang mencobanya pasti sulit berhenti di satu gigitan saja.
Baca Juga: Gerem Asem, Kuliner Khas Banten yang Paduan Asam Pedasnya Bikin Nagih
Kue ini bukan sekedar camilan, melainkan warisan rasa dan cerita lintas generasi yang menggambarkan kelembutan dan kehangatan masyarakat Banten.
Resep Kue Babon Khas Banten
Bahan-bahan:
- 300 gram tepung sagu (sangrai hingga ringan)
- 2 butir kuning telur
- 150 gram gula halus
- 100 ml santan kental segar
- 2 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)
- ½ sdt garam
- 2 sdm margarin atau mentega cair
Cara Membuat:
- Sangrai tepung sagu bersama daun pandan hingga kering dan ringan. Dinginkan lalu ayak.
- Kocok kuning telur dan gula halus hingga lembut dan mengembang.
- Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit, aduk rata.
- Tuang santan dan margarin cair, aduk perlahan hingga adonan bisa dipulung.
- Bentuk sesuai selera — bisa bulat kecil atau cetakan bunga.
- Panggang dalam oven suhu 150°C selama 20–25 menit hingga matang dan berwarna kekuningan.
- Dinginkan dan simpan dalam wadah tertutup agar tetap renyah.
Tips Membuat Kue Babon yang Sempurna
- Gunakan santan segar, bukan instan, agar rasa gurihnya lebih menonjol.
- Tambahkan sedikit gula aren untuk rasa manis yang lebih legit.
- Panggang hingga muncul aroma gosong tipis — itu tanda cita rasa klasiknya muncul.
- Kue babon terbaik tidak terlalu manis, tapi meninggalkan jejak gurih santan di akhir gigitan.
Kini, banyak UMKM Banten yang kembali mempopulerkan kue babon dengan kemasan modern tanpa mengubah resep aslinya.
Menikmati sepotong kue babon sambil menyeruput teh hangat bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang nostalgia dan kebahagiaan sederhana dari masa lalu.
Editor AF Setiawan