Serang, Bantentv.com – Dorongan pembangunan SMP baru di Desa Cikande Permai kembali menguat setelah banyak warga mengeluhkan anak-anak mereka yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri.
Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Dapil II, Joko Santoso, menilai kebutuhan akan fasilitas pendidikan tingkat menengah pertama di wilayah tersebut semakin mendesak, terlebih setiap tahun jumlah penduduk terus meningkat dan ruang belajar sekolah negeri yang ada tidak mampu menampung seluruh siswa SD setempat.
Baca Juga: Siswa SDN Cikande Permai Antusias Sambut MBG
Joko menjelaskan bahwa permasalahan ini sudah berulang kali disampaikan oleh warga Cikande Permai. Menurutnya, empat SD yang ada di desa tersebut menghasilkan lulusan dalam jumlah besar, namun akses menuju sekolah negeri terdekat cukup jauh dan kuotanya terbatas.
Peningkatan dari sistem zonasi membuat banyak anak tidak dapat masuk SMP negeri meskipun secara jarak masih berada dalam satu wilayah kecamatan.
Keluhan itu juga ia perkuat dengan informasi yang diterimanya dari salah satu kepala sekolah di wilayah tersebut.
“Waktu saya berdiskusi dengan satu kepala sekolah, hampir 400 orang, tidak tertampung dari lulusan di sekitar situ,” ujarnya.

Joko menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan data tersebut dalam diskusi dengan Kadis dan Sekdis Dindik Kabupaten Serang. Ia menilai, kondisi ini bukan hanya soal keterbatasan kapasitas sekolah negeri yang ada, tetapi juga penghentian layanan pendidikan yang harus dihadirkan pemerintah bagi warga.
“Saya mengajukan untuk pembuatan SMP baru, karena saya lihat lahannya juga sudah ada, kebetulan di depannya ada SDN 2, luasnya sekitar 7000-7500 meter persegi,” katanya.
Lahan seluas kurang lebih 7 ribu meter persegi di Desa Cikande Permai disebut telah tersedia dan siap dimanfaatkan bila pembangunan SMP baru disetujui.
Oleh karena itu, Joko berharap pemerintah kabupaten dapat segera menerima pengajuan tersebut, mengingat ratusan anak setiap tahunnya masih kesulitan mendapatkan bangku di SMP negeri .
Editor Siti Anisatusshalihah