Serang, Bantentv.com – Prajurit TNI dari Kodim 0602/Serang bereaksi cepat, banjir yang melanda wilayah Kabupaten Serang. Sejumlah personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) dikerahkan untuk membantu evakuasi dan penanganan darurat warga terdampak.
Personel turun langsung ke lokasi untuk memastikan keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Banjir memicu curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang sejak Rabu, 17 Desember 2025. Akibatnya, meluapnya udara dan merendam organisasi warga di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, pada Kamis, 18 Desember 2025.
Genangan air tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menghambat mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat setempat. Sejumlah rumah dilaporkan terendam, sementara akses jalan desa sulit dilalui.
Baca Juga: Banjir Rendam Enam Desa di Kabupaten Serang, 2.125 Warga Terdampak
Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, mengatakan seluruh personel di jajaran Koramil telah diinstruksikan untuk siaga penuh dan membantu warga di lokasi terdampak bencana.
“Personel kami fokus pada keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak. Kami memastikan Babinsa selalu hadir membantu masyarakat di titik-titik rawan banjir,” ujar Oke Kistiyanto.
Ia menegaskan Kodim 0602/Serang akan terus bersinergi dengan BPBD serta instansi pemerintah daerah guna memastikan proses evakuasi dan penyaluran bantuan logistik berjalan lancar.
“Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, kami berkomitmen terus menjaga kondisi debit udara dan tidak akan menarik personel sebelum situasi benar-benar aman,” tegasnya.
Selain membantu membantu evakuasi, Babinsa juga disiagakan untuk mendukung proses pembersihan material pascabanjir agar warga dapat segera kembali beraktivitas secara normal.
Danramil Padarincang, Kapten Inf Dadan Ramdani menambahkan, personel yang dikerahkan berjumlah 30 personel Kodim dan Koramil.
Meningat curah hujan yang cukup tinggi, dan rumah warga masih digenangi ari, personel tetap siaga di lokasi.
Sedangkan warga yang terdampak banjir sebagian warga sudah dievakuasi di tempat pengungsian dan sebagian lagi menumpang di rumah saudaranya.
“Untuk warga yang dievakuasi, sebagian sudah berada di tempat aman, dan ada juga warga yang memilih untuk tinggal di tempat saudaranya,” ungkap Dadan.
Editor AF Setiawan