JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat rekor arus tertinggi lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026. Berdasarkan keterangan resmi Jasa Marga, Selasa24 Maret 2026, penampilan kendaraan terjadi saat puncak mudik pada Rabu 18 Maret 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut volume lalu lintas mencapai 270.315 kendaraan dalam sehari.
Angka tersebut meningkat 98,3 persen dibandingkan kondisi normal, serta naik 4,6 persen dibandingkan puncak mudik Lebaran 2025.
Volume ini merupakan kumpulan kendaraan yang melintas melalui empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek, dan GT Kalihurip Utama.
Baca Juga: Jasa Marga Beri Diskon Tarif Tol Hingga 46 Persen untuk Pemudik di Trans Jawa
“Kami mencatat rekor tertinggi dalam melayani arus lalu lintas mudik, baik di gerbang tol utama maupun menuju Trans Jawa,” ujar Rivan.
Tak hanya itu, arus kendaraan yang menuju Jalan Tol Trans Jawa juga mencatat angka tertinggi sepanjang sejarah, mencapai 175.754 kendaraan, meningkat sekitar 6 persen dibandingkan tahun lalu.
Meski terjadi perubahan signifikan, Rivan memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali berkat penerapan rekayasa lalu lintas yang efektif.
“Rekayasa lalu lintas berjalan optimal sehingga kepadatan dapat diurai dengan baik,” katanya. Kepadatan sempat terpantau di Jalan Layang MBZ dan ruas Tol Jakarta–Cikampek bawah.
Untuk mengatasinya, Jasa Marga bersama Kepolisian menerapkan skema contraflow hingga tiga lajur serta one way nasional dari KM 70 hingga KM 414.
Volume kendaraan di kedua ruas tersebut bahkan tercatat sebagai yang tertinggi sejak pertama kali dioperasikan. Rivan menambahkan, kepadatan yang terjadi berhasil diurai dalam waktu yang relatif cepat.
“Sesuai skenario, kepadatan terurai dalam 1×12 jam.Pada Kamis pukul 11.00 WIB, lalu lintas sudah kembali lancar,” jelasnya.
Ke depan, Jasa Marga akan terus mengoptimalkan teknologi sebagai sistem pendukung pengambilan keputusan dalam rekayasa lalu lintas.