Palembang, rakyatpembaruan.com-
Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar Yudisium ke-184 dengan melepas 100 alumni baru yang terdiri atas lulusan program Sarjana, Magister, Doktor, dan Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI). Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan Universitas, Sekretaris Wali Amanat, jajaran Dekan, Kepala Departemen, Dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta para calon wisudawan dan wisudawati. Yudisium ini berlangsung di Plaza Fakultas Teknik UNSRI pada Senin (15/6/2026).
Rektor UNSRI, Prof. Taufiq Marwa, SE menyampaikan penghargaan kepada seluruh sivitas akademika Fakultas Teknik yang telah berhasil menyelenggarakan proses pendidikan dengan baik. Ia menilai pencapaian lulusan yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu merupakan hasil kerja sama antara fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta dukungan orang tua mahasiswa.
“Kami mengucapkan selamat kepada pimpinan Teknik, para dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan terutama kepada para alumni baru yang berhasil menyelesaikan pendidikan. Keberhasilan hari ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk mencapai keberhasilan-keberhasilan berikutnya,” ujar Rektor dalam Berbagainya.
Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi kejujuran, amanah, etika, dan moral dalam kehidupan maupun dunia kerja.
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Teknik UNSRI, Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, menyebut momentum yudisium bukan hanya menjadi akhir perjalanan akademik, tetapi juga awal memasuki dunia yang lebih kompetitif.
Menurutnya, para lulusan merupakan generasi yang tumbuh di era Revolusi Industri 5.0, kecerdasan buatan (artificial Intelligence), big data, dan internet of things. Oleh karena itu, dunia kerja tidak hanya membutuhkan individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga mampu terus belajar, berinovasi, dan berpikir kritis.
“Hanya mereka yang mampu beradaptasi, belajar, dan berkarya yang akan mampu bertahan menghadapi perubahan yang sangat cepat,” katanya.
Dekan juga melaporkan bahwa dari 100 peserta yudisium, sebanyak 63 orang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu. Adapun komposisi lulusannya terdiri atas 80 lulusan program sarjana, 4 lulusan program magister, 6 lulusan program doktor, dan 10 lulusan Program Profesi Insinyur.
Hingga saat ini, Teknik UNSRI telah melahirkan 24.450 alumni program sarjana, 1.065 alumni program magister, 144 alumni program doktor, serta 257 alumni Program Profesi Insinyur yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri.
Selain itu, Teknik juga mencatat capaian akademik berupa 1.109 publikasi ilmiah sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut didukung kebijakan pada program doktor Fakultas yang mendorong mahasiswa menerbitkan karya ilmiah di jurnal internasional terindeks Scopus sebelum menyelesaikan studi.
Dalam kesempatan itu, Dekan mengajak para alumni untuk melanjutkan profesi pembangunan. Ia menjelaskan bahwa profesi keinsinyuran saat ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2019, yang mewajibkan pekerjaan tertentu di bidang keinsinyuran didukung sertifikasi profesi.
Sementara itu, perwakilan lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 dari Departemen Teknik Kimia, Putra Rajasa, menyampaikan bahwa yudisium merupakan awal dari babak baru kehidupan yang penuh tantangan.
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan selama kuliah tidak selalu mudah. Namun perpaduan antara doa dan usaha menjadi kunci dalam menghadapi berbagai rintangan hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.
“Yudisium bukan hanya tentang gelar yang diraih, tetapi juga tentang komitmen, keberanian, dan ketulusan dalam menjalani proses. Jadikan setiap langkah sebagai inspirasi dan setiap pencapaian sebagai bukti bahwa mimpi dapat diraih,” ujarnya.
Atas nama seluruh peserta yudisium, Putra juga menyampaikan penghargaan kepada para dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah memberikan dukungan selama masa perkuliahan.
Yudisium ke-184 Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya menjadi penanda lahirnya generasi baru insinyur dan profesional yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa, sekaligus membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun internasional. (adi/rp) (ril/hms unsri)