Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 113,12 poin atau 1,89 persen ke level 5.873,37 pada perdagangan hari ini, Rabu 8 Juli 2026.
Pada perdagangan hari ini, IHSG berhasil memperjualbelikan saham senilai Rp10,53 triliun dengan total volume perdagangan saham mencapai 22,49 miliar saham, dan frekuensi sebanyak 1.973.049 kali.
Sementara itu sebanyak 191 saham naik, 482 saham turun dan 116 saham stagnan.
Hari ini, sejumlah saham yang masuk ke dalam indeks LQ45 terpantau menguat, antara lain saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melonjak 4 persen dan saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melonjak 3,87 persen.
Sementara dari 11 sektor yang ada, 10 di antaranya mengalami pelemahan, dipimpin oleh sektor barang baku yang minus 4,15 persen. Dan hanya ada satu sektor yang mengalami penguatan yakni sektor kesehatan yang naik 0,97 persen.
Baca Juga: Naik 1,19 Persen, IHSG Menghijau ke Level 5.986
Selain itu, sektor saham basic terpantau lemah ke 4,35 persen dan catat koreksi terbesar. Sedangkan sektor saham properti turun 2,68 persen, sektor saham konsumen siklikal terperosok 2,5 persen, dan sektor saham transportasi melemah 2,14 persen.
Di sisi lain, sektor saham energi melemah 1,55 persen, sektor saham industri turun 0,81 persen, sektor saham konsumen nonsiklikal melemah 1,25 persen, sektor saham keuangan turun 1,29 persen dan sektor saham teknologi turun 0,68 persen.
Adapun sejumlah saham masuk dalam jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, antara lain PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) memimpin setelah melonjak 25,00 persen, diikuti PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang naik 24,89 persen, serta PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) yang menguat 24,51 persen.
Sementara itu, saham-saham yang mencatat pelemahan terdalam atau top Losers, dipimpin oleh PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang turun 14,98 persen, diikuti PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) dan PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) yang masing-masing terkoreksi 14,29 persen.
Editor Siti Anisatusshalihah