Bantentv.com – Artis Indonesia, Luna Maya, membangun gedung permanen Taman Kanak-kanak (TK) Sinar Watugong di Desa Watugong, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui Yayasan Luna Maya Nawasena, peletakan batu pertama pembangunan sekolah dilakukan pada Rabu, 1 Juli 2026. Kehadiran Luna Maya membawa harapan baru bagi pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Pembangunan sekolah ini menjadi solusi atas kondisi TKK Sinar Watugong yang selama lebih dari 30 tahun beroperasi dengan fasilitas sederhana. Bangunan sekolah sebelumnya hanya berdinding bambu dan beratap bocor sehingga sering mengganggu proses belajar mengajar saat musim hujan.
Baca Juga: Mas Kawin Logam Mulia 7,5 Gram, Luna Maya Resmi Dinikahi Maxime Bouttier
Luna Maya mengatakan, pembangunan gedung baru merupakan bagian dari program Yayasan Luna Maya Nawasena yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
Ia mengaku terharu melihat kondisi sekolah tersebut dan berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk mencapai cita-cita mereka.
“Semoga sedikit bantuan ini bisa berkembang dan diterima dengan baik. Ini langkah pertama anak-anak menuju kesuksesan yang impikan mereka, yang dimulai dari lingkungan rumah dan Taman Kanak-kanak,” ujar Luna Maya.
Menurutnya, kehadiran gedung sekolah yang lebih layak akan membuat anak-anak lebih nyaman belajar, lebih leluasa berkreasi, serta memudahkan para guru dalam memberikan pendidikan.
Baca Juga: Jatuh Bangun Kisah Asmara dan Karir Luna Maya, Mulailah Perjalanannya!
Luna Maya juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap mengabdi mendidik anak-anak meski dengan keterbatasan sarana dan prasarana. Ia juga mengapresiasi para orang tua yang terus berjuang memberikan pendidikan dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
“Suatu mukjizat luar biasa bagi saya bisa menginjakkan kaki pertama kali di Maumere. Sambutan yang hangat ini membuat saya sangat terharu. Terima kasih,” katanya.
Selain itu, Luna Maya memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar dan tidak berhenti bermimpi meski belajar di tengah keterbatasan.
Editor : Erina Faiha