Tangerang, Bantentv.com – Dewa United Banten FC resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jan Olde Riekerink. Perpisahan ini sekaligus menutup salah satu periode paling bersejarah dalam perjalanan Banten Warriors sejak berkiprah di sepak bola profesional Indonesia.
Pelatih asal Belanda itu bergabung dengan Dewa United pada paruh musim 2022/2023, ketika klub masih berupaya membangun identitas dan fondasi sebagai pendatang baru di Liga 1.
Dalam empat musim kebersamaan, Jan Olde tidak hanya membawa perubahan dari bidang permainan, tetapi juga mengantarkan Dewa United berkembang menjadi salah satu kekuatan baru di kompetisi domestik.
Perjalanan Banten Wariors bersama Jan Olde terbilang penuh dinamika. Pada musim pertamanya, Banten Warriors menutup kompetisi di peringkat ke-17 Liga 1.
Baca Juga: Dewa United Siap Balikkan Keadaan Kontra Manila Digger, Jan Olde: Kami Mewakili Indonesia
Namun, hanya dalam satu musim, Dewa United berhasil bangkit dan melesat ke posisi kelima klasemen. Puncaknya terjadi pada musim 2024/2025 ketika klub mencatat sejarah dengan finis sebagai runner-up Liga 1 sekaligus mengamankan tiket tampil di kompetisi Asia untuk pertama kalinya.
Pada musim 2025/2026, Dewa United kembali menorehkan pencapaian baru dengan melaju hingga babak perempat final AFC Challenge League. Sementara di kompetisi domestik, Banten Warriors mengakhiri musim di peringkat ketujuh.
Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, mengatakan Jan Olde memiliki peran penting dalam proses perkembangan klub hingga mencapai titik saat ini.
“Coach Jan datang ketika kami masih berada di tahap awal membangun klub. Dalam empat musim, dia membantu kami bertumbuh sedikit demi sedikit,” ujar Ardian di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu 4 Juli 2026.
Menurut Ardian, perjalanan Dewa United dari tim papan bawah hingga mampu bersaing di papan atas dan tampil di level Asia tak terlepas dari dedikasi Jan Olde beserta jajaran staf pelatih.
“Dari tim yang berjuang keluar dari papan bawah, kemudian mampu bersaing di papan atas, hingga akhirnya membawa Dewa United merasakan atmosfer kompetisi Asia untuk pertama kalinya. Perjalanan itu tentu tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras beliau bersama seluruh staf pelatih,” katanya.
Ardian menambahkan, berbagai pencapaian yang diraih selama empat musim terakhir akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah klub.
Meski kebersamaan telah berakhir, Ardian menegaskan perpisahan ini dilakukan dengan penuh rasa hormat dan penghargaan.
Baca Juga: Debut Asia, Dewa United Banten FC Tergabung di Grup E AFC Challenge League
“Dalam sepak bola, setiap perjalanan pasti memiliki akhirnya masing-masing. Hari ini kami menutup satu bab yang penuh makna dengan rasa hormat dan penghargaan yang tinggi,” ujarnya.
Ia pun mendoakan Jan Olde dan seluruh staf pelatih meraih kesuksesan dalam perjalanan karir berikutnya.