Serang, Bantentv.com – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, memerintahkan dinas terkait untuk segera meninjau kondisi jembatan putus di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.
Tindakan ini dilakukan setelah beredarnya video viral yang menampilkan siswa-siswi harus menyebrangi sungai demi berangkat ke sekolah.
Video yang ramai di media sosial tersebut menampilkan puluhan murid SD dan SMP di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, berenang melintasi sungai untuk mencapai sekolah mereka.
Baca Juga: Demi Sekolah, Puluhan Siswa di Pandeglang Nekat Seberangi Sungai Deras
Kondisi memprihatinkan ini terjadi karena jembatan penghubung di wilayah itu telah putus sejak tahun lalu.
Merespons kejadian itu, Achmad Dimyati Natakusumah langsung memberikan arahan agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti.
Ia meminta pemerintah daerah dan dinas terkait meninjau ulang kebutuhan pembangunan jembatan agar para siswa tidak lagi harus merusak keselamatan di sungai setiap hari.
“Kita sedang menyusun APBD tahun 2026, saya minta nanti agar ada program ke arah sana. Nanti kita cek, kita bicarakan ke Kabupaten/Kota,” ujar Dimyati.

Wagub Banten menjelaskan bahwa saat ini masih dalam proses penyusunan APBD 2026, sehingga masih ada waktu untuk membahas penganggaran pembangunan jembatan baru.
Ia juga menegaskan, apabila tidak memungkinkan dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang, maka Pemerintah Provinsi Banten akan mengupayakan agar kebutuhan tersebut dapat dimasukkan dalam program tahun berikutnya.
Fenomena siswa di sepanjang sungai ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan emisi yang luas.
Pemerintah diharapkan segera mendengarkan agar aktivitas belajar para siswa dapat kembali berjalan aman tanpa harus menghadapi bahaya sungai yang deras.
Editor Siti Anisatusshalihah