Serang, Bantentv.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melalui Komisi IV melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan gedung perpustakaan milik Kabupaten Serang yang terletak di Kecamatan Pabuaran, Rabu, 5 November 2025.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan pembangunan gedung perpustakaan selesai tepat waktu, mengingat kemajuan pembangunan saat ini baru mencapai 50 persen.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Yadi Mulyadi, menegaskan, kehadirannya bertujuan untuk mengingatkan agar pembangunan berjalan sesuai jadwal, mengingat proyek ini menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.
“Kami datang untuk mengingatkan dan memastikan pembangunan gedung perpustakaan ini bisa selesai tepat waktu, mengingat ini pakai anggaran bantuan dari pemerintah pusat yakni DAK. Nanti jika tidak selesai tepat waktu, pengajuan bantuan berikutnya tidak akan diberikan,” ujar Yadi.
Yadi juga meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja dengan sistem kerja tiga shift, mengingat waktu tenggang hanya 42 hari.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Serang Dorong Kopdes Merah Putih Segera Beroperasi
“Saya meminta kepada kontraktor maupun pihak terkait agar menambah sejumlah tenaga kerja dengan sistem di bagian tiga shift agar pembangunan selesai tepat waktu, mengingat tenggang waktu yang tersisa sedikit lagi yakni 42 hari,” tambahnya.
Selain itu, Ketua Komisi IV mengimbau agar seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) untuk menghindari kecelakaan kerja.
“Kami dari Komisi IV mengimbau dan meminta kepada kontraktor dan para pekerja agar dapat memakai alat pelindung diri saat bekerja,” tegas Yadi.
Sementara itu, PPTK Gedung Perpustakaan, Iim Rohimudin, menyatakan kemajuan pembangunan saat ini telah mencapai 50 persen.
Ia optimis gedung dapat selesai tepat waktu dan berencana menambah tenaga kerja sesuai sistem tiga shift.
“Progres pembangunan sudah 50 persen. Saya optimis pembangunan bisa selesai tepat waktu dan berencana menambah jumlah tenaga kerja dengan sistem kerja di bagian tiga shift,” ungkap Iim.
Pembangunan gedung perpustakaan Kabupaten Serang menelan anggaran sebesar Rp 9,5 miliar, bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) APBN Pemerintah Pusat.
Editor AF Setiawan