Serang, Bantentv.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mewaspadai potensi penyakit pascabanjir setelah sejumlah wilayah terdampak banjir.
Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengatakan penyakit yang sering ditemui pascabanjir yaitu flu, batuk, dan diare.
“Penyakit yang paling sering muncul pascabanjir adalah flu, batuk, dan diare. Karena itu kami meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjadi kasus,” kata Ati.
Baca Juga: Kemenkes Catat 62 Temuan Kasus Super Flu hingga Akhir Desember
Menurutnya, tim kesehatan provinsi bersama kabupaten dan kota memiliki tim gerak cepat di masing-masing puskesmas yang sudah dilatih. Ketika turun ke lapangan, mereka melakukan koordinasi dengan BPBD.
“Selain pelayanan kesehatan, kami juga berkoordinasi dengan dapur umum. Hal ini untuk memastikan makanan di pengungsian memenuhi kebutuhan gizi dan protein masyarakat,” jelas Ati.
Selain itu, menunda juga melakukan koordinasi dengan dapur umum. Tujuannya yaitu untuk memastikan makanan yang disiapkan di penampungan agar terpenuhi gizi dan proteinnya.
Editor : Erina Faiha