Bantentv.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat nilai pengembalian dana tiket (refund) mencapai Rp3,5 miliar akibat gangguan operasional imbas banjir yang melanda wilayah Pekalongan, Daerah Operasi 4 Semarang.
Nilai baru tersebut mencakup pengembalian tiket penumpang, sementara kerugian total masih dalam perhitungan karena situasi yang terus berkembang.
EVP of Sales PT KAI, Ririn Widi Astutik, menjelaskan bahwa angka Rp3,5 miliar merupakan refund dari periode empat hari. Ini terjadi pada 15–18 Januari 2026 pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Banjir Ganggu Lintasan, KAI Rekayasa Operasi dan Batalkan 38 Perjalanan KA
“Saat ini Rp3,5 miliar untuk pembatalan kelas api. Nilai ini baru pengembalian tiket, total kerugian masih dihitung menyeluruh karena situasi terus berkembang,” jelas Ririn, dikutip dari Antara, Senin 19 Januari 2026.
Banjir yang terjadi disebabkan cuaca ekstrem, ditambah jebolnya tanggul dan kondisi air pasang. Oleh karena itu, KAI membatalkan 82 perjalanan kereta api penumpang di wilayah tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian 100 persen bea tiket bagi penumpang terdampak pembatalan.
Pengajuan refund dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun Contact Center 121 paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan mengapresiasi pemahaman masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Editor AF Setiawan