Serang, Bantentv.com – Pemerintah Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, terus memperkuat ekonomi berbasis desa. Caranya melalui pengembangan usaha produktif Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengoptimalkan potensi lokal di sektor peternakan sebagai penopang ketahanan pangan. Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).
Melalui BUMDes Maju Bersama, Desa Kemuning mengembangkan usaha budidaya ayam petelur dengan populasi mencapai 1.000 ekor.
Program ini dipilih karena memiliki peluang pasar yang stabil. Selain itu, pengelolaannya relatif mudah, serta risiko usaha yang lebih terkendali dibandingkan sektor lainnya.
Baca Juga: Desa Kemuning Bangun Jalan Lingkungan 420 Meter dari Dana Desa 2025
Kepala Desa Kemuning, Sofwanudin, menjelaskan bahwa pengembangan usaha ketahanan pangan merupakan bagian dari Arah Pemerintah Pusat.
Oleh karena itu, setiap desa diminta memiliki unit usaha produktif yang dikelola oleh BUMDes.
“Kami mengembangkan budidaya ayam petelur dengan kapasitas 1.000 ekor. Harapannya, usaha ini terus berkembang dan mampu menghasilkan PADes bagi Desa Kemuning,” ujarnya, Rabu 21 Januari 2026.
Menurut Sofwanudin, budidaya ayam petelur dipilih setelah mempertimbangkan sejumlah alternatif usaha.
Sebelumnya, desa sempat merencanakan budidaya ikan, namun dinilai memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi.
“Budidaya ikan banyak kendala, terutama faktor udara dan cuaca yang berpengaruh pada tingkat kematian. Ayam petelur relatif lebih mudah dikelola dan tingkat kematian minimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh operasional budidaya ayam petelur sepenuhnya dikelola oleh BUMDes.
Sementara itu, Pemerintah Desa hanya berperan dalam memfasilitasi dan melakukan pengawasan.
“Desa mengalokasikan anggaran dana desa sekitar 20 persen pada tahun 2025. Pengelolaan harian kami serahkan kepada BUMDes agar usaha ini berjalan profesional dan berkelanjutan,” katanya.
Pemerintah Desa Kemuning berharap program budidaya ayam petelur ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian di desanya. Selain itu, program ini juga mendukung ketahanan pangan.
Editor AF Setiawan