Serang, Bantentv.com – Pemerintah Provinsi Banten melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) melakukan perombakan jajaran pengurus PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten.
Salah satu keputusan penting dalam RUPS-LB tersebut adalah penambahan jumlah komisaris di tubuh Bank Banten sebagai bagian dari penguatan struktur manajemen perusahaan.
RUPS-LB Bank Banten tahun 2026 diselenggarakan di Gedung Negara, Kota Serang, pada hari Rabu, 21 Januari 2026. Dalam rapat tersebut, disepakati adanya dua nama baru yang menduduki posisi direksi serta satu jabatan komisaris baru.
Baca Juga: Resmi! RKUD Pandeglang Kini Dikelola Bank Banten
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 menetapkan dua mata acara utama, yakni persetujuan pengunduran diri Direktur Bisnis Bambang Widyatmoko dan Direktur Operasional Bank Banten, Rodi Judo Dahono.
Selain itu, RUPS-LB juga menyetujui penunjukan Purbaji Basuki sebagai pengganti Rodi Judo Dahono pada posisi Direktur Operasional Bank Banten.
Selain perubahan pada jajaran arah, RUPS-LB Bank Banten juga menyepakati penambahan anggota Dewan Komisaris.

Jabatan komisaris tersebut diisi oleh Deden Apriandhi, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Banten. Penambahan komisaris ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola Bank Banten ke depan.
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menegaskan bahwa perubahan arah dan penambahan komisaris tersebut tidak dilatarbelakangi oleh persoalan negatif.
Ia memastikan, perubahan struktur manajemen Bank Banten tidak akan berdampak pada aktivitas bisnis maupun operasional perbankan yang sedang berjalan.
“Perlu juga digaris bawahi bahwa pergantian ini sama sekali tidak mempunyai alasan yang negatif dan juga tidak mengganggu kegiatan operasional Bank Banten,” ujar Busthami.
Dengan keputusan RUPS-LB ini, Bank Banten diharapkan dapat terus menjaga stabilitas kinerja serta meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan masyarakat, seiring dengan upaya penguatan manajemen dan tata kelola perusahaan secara berkelanjutan.
Editor Siti Anisatusshalihah