Jakarta, rakyatpembaruan.com-
Rektor, Prof. Taufiq Marwa, SE, M.Si. menghadiri kegiatan Rapat Kerja dan Halal Bihalal Ikatan Alumni Universitas Sriwijaya (IKA UNSRI) Tahun 2026 yang dihadiri oleh Pengurus Nasional IKA UNSRI di Gedung PT PLN (Persero) UID DKI Lantai 10, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2026).
Kehadiran Rektor UNSRI dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Universitas Sriwijaya terhadap penguatan sinergi antara kampus dan para alumni yang selama ini telah berkontribusi di berbagai bidang profesional maupun pengabdian kepada masyarakat.
Turut hadir di antaranya, Majelis Wali Amanah (MWA) Askolani UNSRI (FE dan Dirjen Perimbangan Keuangan), Darmawan Junaidi. SH (FH 84 sekaligus Ketua Umum IKA UNSRI), dan Dr. Agung Firman Sampurna (Presiden komisaris FE 90 MNC – ketua dewan pakar IKA UNSRI), Ketua Harian IKA UNSRI Prof. Dr. dr. Fahmi Idris. M.Kes (FK88, pernah menjabat Direktur BPJS), Sekretaris Jendral IKA UNSRI Bob Sahril (FT. Komisaris Utama PT PLN Teknik), serta beberapa tokoh nasional/ Internasional dari ALUMNI UNSRI, tampak Prof. Dr. Amzulian Rifai. SH. LLM. Ph.D (FH84, Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia s/d 2025), Prof.Dr.Diah Natalisa. MBA (Alumni FE 82 dan Komisaris Perseroan PT. KAI).
Kegiatan itu menampilkan juga sejumlah tokoh Industri Nasional yakni, Dr. M. Zulkifli. MSI. IPU. APEC Eng (FT88, COO PT. Transportasi Gas Indonesia), Zaidan Novari. SE. MM (FE86, Direktur Wholesale Transaction Banking BSI), Ir. Filius Yuliandi. MM, IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. (FT86, Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda), Dr. Diwe Novara (FT94 , Komisaris Tokio Marine), Dr. KMS. M. Saleh (FT91, Pemimpin Cabang PT Perdana jatiputra), Dr. H. Marwah M. Diah, SH., MPA (FH 1973) dan dr. Firdaus Sai Sohar, Sp.Rad(K), Sp.KN, FISQua (FK 1976) dan tokoh-tokoh lainnya yang berkecimpung dalam pemerintahan ataupun kewirausahaan.
Ketua Umum IKA UNSRI, Darmawan Junaidi dalam Berbagainya mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat hubungan antar alumni dari berbagai generasi dan profesi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh alumni Universitas Sriwijaya untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Ia juga menekankan bahwa kekuatan alumni tidak hanya terletak pada jumlah, tetapi pada kemampuan untuk bergerak bersama dalam satu visi.
“Alumni Sinergi harus diarahkan untuk membangun karakter, memperkuat jejaring, serta meningkatkan kontribusi kepada negeri. Melalui kegiatan ini, diharapkan IKA UNSRI semakin solid dan mampu menjadi motor penggerak kontribusi alumni Universitas Sriwijaya bagi kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat “Sinergi Alumni Membangun Karakter, Meningkatkan Kontribusi kepada Negeri” IKA UNSRI berkomitmen untuk menjadi wadah yang produktif dalam mendorong peran strategis alumni di berbagai sektor, baik pemerintahan, dunia usaha, maupun masyarakat.
Rapat kerja ini juga membahas berbagai program prioritas organisasi, termasuk penguatan jaringan alumni, pengembangan program sosial, serta peningkatan peran IKA UNSRI dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Sementara itu, Rektor UNSRI, Prof Taufiq Marwa dalam berbagai acaranya menyampaikan perkembangan terbaru Universitas Sriwijaya yang saat ini telah berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Status ini memberikan otonomi lebih luas bagi UNSRI dalam pengelolaan akademik, keuangan, serta pengembangan inovasi dan strategi kerja sama. Rektor menegaskan bahwa transformasi menjadi PTNBH merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.
“UNSRI saat ini terus melakukan penguatan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Termasuk adanya Direktorat Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni (DKIA) yang salah satunya adalah melakukan sinergi alumni UNSRI dan IKA UNSRI,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung pencapaian visi dan misi universitas. Ia menekankan bahwa IKA UNSRI memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam memperluas jejaring kerja sama, memperkuat reputasi institusi, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
“Sinergi antara universitas dan alumni merupakan kekuatan besar yang harus terus kita optimalkan. UNSRI tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan kontribusi para alumninya di berbagai bidang,” tambah Rektor.
Rektor juga menyampaikan sejumlah target pencapaian UNSRI ke depan, antara lain peningkatan peringkat universitas di tingkat nasional dan global, penguatan penelitian berbasis inovasi, serta perluasan kolaborasi dengan dunia industri dan pemerintah. Dalam konteks tersebut, peran IKA UNSRI diharapkan semakin aktif dalam mendukung berbagai program strategis kampus. Kegiatan rapat kerja dan silaturahmi ini diharapkan menjadi awal terjalinnya kolaborasi yang lebih konkret antara UNSRI dan IKA UNSRI, guna mewujudkan visi bersama dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Ketua Dewan Pakar IKA UNSRI, Dr. Agung Firman Sampurna menyampaikan pandangan strategisnya tentang beberapa isu terkini, ia menyoroti pentingnya kesiapan ekonomi nasional dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks, perubahan budaya SDM dan khususnya terkait perkembangan teknologi dan transformasi digital. Alumni FE tahun 1990 yang pernah memimpin di BPK ini menegaskan bahwa Indonesia perlu memperkuat fondasi ekonomi agar mampu beradaptasi dengan perubahan besar yang ditandai dengan berkembangnya inovasi teknologi. Ia menyebutkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kemampuan bangsa dalam merespons gangguan yang disebabkan oleh perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan revolusi industri.
Menurutnya, era Revolusi Industri 4.0 bahkan telah berkembang menuju fase yang lebih maju dengan integrasi AI, big data, dan otomasi yang semakin mendominasi berbagai sektor kehidupan. Kondisi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi digital yang kuat. “Perubahan yang kita hadapi saat ini bukan sekedar perubahan teknologi, tetapi transformasi struktur ekonomi dan sosial secara menyeluruh. Oleh karena itu, kesiapan SDM dan kelembagaan menjadi kunci utama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dan alumni dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional. Menurutnya, Universitas Sriwijaya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi memiliki potensi besar dalam mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat global, terutama melalui kolaborasi antara ilmuwan, alumni, dan dunia industri. Dalam konteks IKA UNSRI, Dr. Agung Firman Sampurna mendorong agar organisasi alumni dapat menjadi wadah strategi dalam menghubungkan pengetahuan, pengalaman, serta jejaring profesional untuk mendukung pembangunan nasional berbasis inovasi.
Pada kesempatan tersebut, Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi dan Alumni (DKIA) UNSRI melalui Kasubdit Alumni Prof. Ir. Deris Stiawan, Ph.D. IPU. ASEAN Eng memaparkan sejumlah program yang akan dilakukan pada tahun 2026, di antaranya Mentorship & Entrepreneurship Bootcamp yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, kepemimpinan, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa serta alumni muda melalui pendampingan langsung dari para alumni profesional dan praktisi industri.
“Selain itu, akan dilaksanakan juga HRD Gathering sebagai wadah membangun jejaring strategis antara Universitas Sriwijaya dengan dunia industri dan perusahaan mitra guna membuka peluang kerja sama dalam bidang rekrutmen, pengembangan SDM, hingga peningkatan kualitas lulusan. Program Alumni Talk juga menjadi agenda penting untuk menghadirkan alumni inspiratif berbagi pengalaman, wawasan karier, serta motivasi kepada mahasiswa dan lulusan baru,” ujarnya.
Dalam mendukung peningkatan serapan alumni, diinfokan juga kegiatan Recruitment Direct Shopping, Campus Hiring, dan Job Fair yang bertujuan mempertemukan lulusan UNSRI secara langsung dengan perusahaan dan mitra industri. Program ini diharapkan dapat mempercepat proses penyaluran tenaga kerja sekaligus meningkatkan kemampuan kerja lulusan UNSRI di tingkat nasional maupun internasional. Kolaborasi juga diperkuat melalui kegiatan Visit Industry, Magang, dan Internship guna memberikan pengalaman dunia kerja kepada mahasiswa sebelum memasuki pasar kerja.
Lebih jauh Prof Deris menerangkan, Platform IAMUNSRI sebagai langkah strategis dalam memperkuat keterhubungan antara mahasiswa aktif, lulusan baru (freshgraduate), dan alumni lintas angkatan. Platform ini dirancang sebagai ekosistem digital yang berfungsi sebagai jembatan kolaborasi dalam pengembangan karier, akademik, dan jaringan profesional.
“IAMUNSRI hadir untuk menjawab kebutuhan transformasi hubungan alumni di era digital yang saat ini telah terdapat lebih dari 43 ribu data Alumni yang diperoleh dari hasil tracer dan pemuktahiran data oleh alumni. IAMUNSRI diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang hidup, yang tidak hanya menghubungkan, tetapi juga memberdayakan mahasiswa, alumni, dan institusi dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” terangnya.
Selain itu, Sekjen IKA UNSRI Ir. Bob Saril, M.Eng menyampaikan sejumlah agenda yang direncanakan antara lain Seminar Nasional Kawasan Hijau untuk Industri Hilirisasi yang akan menjadi wadah diskusi dan kolaborasi terkait pengembangan industri berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selain itu, IKA UNSRI juga akan menggelar Green Lifestyle Golf Tournament sebagai ajang silaturahmi alumni sekaligus kampanye gaya hidup sehat dan peduli lingkungan.
Tak hanya itu, kegiatan UNSRI Green Fun Run turut dipersiapkan untuk mendorong partisipasi sivitas akademika, alumni, dan masyarakat dalam membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan hijau dan pola hidup sehat. Selain itu, program Pekan UMKM Going Beyond dirancang sebagai upaya mendukung penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku UMKM melalui jejaring alumni serta kolaborasi lintas sektor.
Melalui sinergi yang terus dibangun, UNSRI optimis dapat meningkatkan daya saing institusi, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi unggul yang mampu berkontribusi di tingkat dunia. Melalui berbagai program tersebut, IKA UNSRI bersama DKIA berharap dapat menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan antar alumni, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, dunia industri, dan memperkuat reputasi UNSRI di tingkat nasional maupun internasional. (adi/rp)(Ara_Humas)