Pandeglang, Bantentv.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Pandeglang sejak Sabtu sore hingga Minggu malam menyebabkan Sungai Citeureup meluap. Akibatnya, ratusan rumah warga di empat kecamatan terendam banjir dengan ketinggian udara mencapai satu meter.
Berdasarkan data sementara, wilayah terdampak terparah berada di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang. Air mulai masuk ke organisasi warga sejak Minggu dini hari dan menghambat aktivitas masyarakat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang mencatat banjir melanda 10 desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Patia, Panimbang, Sukaresmi, dan Sobang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD-PK Pandeglang, Lilis Sulistiawati, membenarkan bahwa luapan sungai berdampak luas terhadap pemukiman warga.
“Data sementara menunjukkan ada empat kecamatan terdampak dengan total 10 desa dan sekitar 1.500 kepala keluarga terdampak banjir,” ujar Lilis, Senin, 9 Februari 2026.
Baca Juga: Hujan Deras Kembali Mengguyur, 5 Kecamatan di Pandeglang Terendam Banjir
Ketinggian udara di lokasi bervariasi antara 50 hingga 100 sentimeter. Salah seorang warga Desa Citeureup, Hadi, mengatakan air naik dengan cepat sejak pukul 04.00 WIB.
“Akibat hujan sejak kemarin, air sempat mencapai satu meter karena luapan Sungai Citeureup. Sekarang mulai surut, tapi akses warga masih sulit,” kata Hadi.
Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan logistik karena sejumlah wilayah masih terlindungi.
BPBD-PK Pandeglang memastikan tim reaksi cepat terus bersiaga di lokasi untuk menjaga kondisi debit udara. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi di wilayah Pandeglang.
“Bantuan logistik akan segera disalurkan ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan,” tegas Lilis.
Editor : Erina Faiha