Serang, Bantentv.com – Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Serang menyiapkan langkah-langkah strategi untuk mengatasi banjir. Banjir ini kerap melanda wilayah Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah mengubah ruas Jalan Raya Lopang–Banten Lama di kawasan Kroya, Kelurahan Kasunyatan menjadi jembatan. Hal ini dilakukan guna memperlancar aliran air yang selama ini terhambat di bawah gorong-gorong jalan.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan langkah tersebut merupakan instruksi langsung dari Gubernur Banten Andra Soni. Tujuannya adalah untuk mengatasi penyumbatan aliran udara yang telah terjadi selama puluhan tahun.
“Alhamdulillah hari ini air sudah bisa tembus. Kemarin sempat macet puluhan tahun, sekarang sudah jebol,” ujar Budi saat meninjau lokasi di Kroya, Senin 9 Maret 2026.
Baca Juga: Banjir di Banten Meluas, 573 Rumah di Kota Serang Terendam, 1.905 Warga Terdampak
Menurutnya, banjir yang terjadi di wilayah tersebut dipicu oleh hamparan sampah. Selain itu, ada juga benda-benda yang menyumbat aliran air di gorong-gorong yang melintasi Kali Kroya.
Pemerintah juga berencana mengembalikan fungsi aliran kali seperti semula serta menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas jalur udara.
“Kami juga meminta masyarakat membantu untuk tidak membuang sampah ke sungai,” tegasnya.
Saat ini kondisi banjir di Kasemen titik melaporkan mulai surut setelah dilakukan penutupan penyumbatan aliran air.
Editor AF Setiawan