Bantentv.com – Pemerintah memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi berjalan sesuai rencana.
Berbagai aspek persiapan telah disiapkan guna menjamin kenyamanan serta keamanan jemaah selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Jemaah haji Indonesia diselenggarakan mulai diberangkatkan pada tanggal 22 April 2026. Proses keberangkatan dilakukan secara bertahap hingga 21 Mei 2026.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik
Sementara itu, puncak pelaksanaan ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 22 Mei 2026, dengan rangkaian inti ibadah haji jatuh pada 26 Mei 2026.
Penjadwalan yang sistematis ini diharapkan dapat memastikan kelancaran pergerakan jemaah dari Tanah Air menuju Tanah Suci serta mendukung pelaksanaan ibadah haji secara tertib.
Persiapan Layanan bagi Jemaah
Sejumlah layanan utama untuk mendukung kenyamanan jemaah telah dipersiapkan secara menyeluruh.
Pemerintah melakukan perencanaan untuk memastikan distribusi makanan tepat waktu setiap saat. Selain itu, kesiapan transportasi, termasuk bus, rute perjalanan, dan halte pemberhentian, telah mencapai 100 persen.
Penempatan petugas haji juga terus dimatangkan agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan optimal.
Dari sisi dokumen perjalanan, sebanyak 203.276 visa telah diterbitkan dari total 203.320 visa yang dibutuhkan.
Di tengah berbagai tekanan global, seperti kenaikan harga avtur, pemerintah tetap berkomitmen menjaga keterjangkauan biaya ibadah haji. Pada tahun 2026, biaya haji ditetapkan turun sekitar Rp2 juta per jemaah.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat sekaligus memberikan kemudahan bagi calon jemaah dalam menunaikan ibadah haji, tanpa mengurangi kualitas layanan yang diberikan.
Editor Siti Anisatusshalihah