palembang, rakyatpembaruan.com–
Universitas Sriwijaya (UNSRI) melalui Career Development Center (CDC) menerima kunjungan studi dari Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA-PKK) Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) dalam rangka mengoptimalkan pengembangan karier mahasiswa dan alumni. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rektorat UNSRI Kampus Indralaya, Kamis (24/4/2026).
Delegasi Polsri yang dipimpin Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Dicky Seprianto, ST, MT, IPM, disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Pengembangan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni UNSRI, Prof. Dr. Eng. Ir. H. Joni Arliansyah, MT
Pertemuan ini juga hadiri oleh jajaran Polsri yakni, Kepala UPA-PKK, Dr. Paisal, SE, M.Si., bersama tim yang terdiri dari M. Arief Rahman, SE, MM, dan Wahyu Triaji Rahadianto, S.Tr.T., MT sementara dari UNSRI dihadiri juga oleh Prof. Deris Stiawan, MT, Ph.D. IPU.,ASEAN Eng (Alumni Kepala Subdirektorat), Dr. Kemas Muhammad Husni Thamrin, SE, MM (Alumni Kepala Seksi Hubungan), dan Dr. Meilinda, M.Pd. (Kepala Seksi Tracer Study dan Database Alumni).

Kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus melakukan studi tiru terkait manajemen pusat karir dan pelacakan alumni (tracer study). Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai strategi dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja. Topik utama yang dibahas meliputi mekanisme pelaksanaan Tracer Study yang efektif melalui sistem digital terintegrasi, pengembangan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta program penguatan kewirausahaan bagi mahasiswa.
Selain diskusi teknis, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya standarisasi pelaporan data alumni yang sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi.
Pada kesempatan ini, UNSRI membagikan pengalaman mereka dalam mengelola aplikasi data alumni (IAM UNSRI) dan portal karir yang memudahkan alumni mendapatkan informasi lowongan kerja secara real-time.
Wakil Rektor IV UNSRI menjelaskan bahwa IAM UNSRI merupakan aplikasi yang memuat identitas digital & pusat informasi mahasiswa/alumni. Sementara itu Portal Karir UNSRI merupakan aplikasi yang dapat menjadi jembatan ke dunia kerja bagi para freshgraduate karena kondisi di lapangan sebenarnya Fresh Graduated memiliki banyak potensi, namun kesulitan masuk dunia kerja karena kurang akses, arahan, dan pengalaman.
“Platform portal karir hadir untuk menjembatani gap tersebut (mulai dari pencarian kerja yang terkurasi, pembuatan CV yang optimal, sampai bimbingan karir berbasis data. Dengan kata lain bukan hanya mencari kerja, tapi membantu mereka siap bekerja,” Ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Alumni UNSRI, Prof. Deris Stiawan, MT, Ph.D., menyatakan bahwa subdit alumni sama seperti kegiatan CDC sebelumnya, menghadirkan rangkaian kegiatan pengembangan soft skill yang berlangsung sepanjang tahun sebagai bagian dari komitmen menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing.
“Program tersebut meliputi pelatihan Job Hunting Preparation, workshop pengembangan soft skill, kolaborasi dengan mitra industri, hingga kegiatan campus recruitment dan job fair,” ujarnya.
Prof Deris menambahkan, melalui kegiatan yang berlangsung secara berkelanjutan, mahasiswa dan alumni tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman praktis dalam menghadapi proses rekrutmen dan tuntutan dunia kerja. Ekosistem yang memiliki pendekatan holistik dibangun oleh UNSRI untuk memastikan setiap lulusan memiliki kesiapan mental, kompetensi profesional, serta kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk sukses di dunia industri.
Di sisi lain, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan & Alumni Polsri, Ir. Dicky Seprianto, ST, MT, IPM berharap bahwa pertukaran ide ini tidak hanya berhenti pada tingkat kunjungan kerja dan belajar tiru saja, tetapi berlanjut pada kolaborasi praktis seperti pelaksanaan Joint Job Fair maupun kegiatan lainnya secara bersama bagi alumni kedua institusi. Hal ini dinilai krusial mengingat tantangan dunia kerja di tahun 2026 yang semakin dinamis dan menuntut lulusan untuk memiliki kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi.
“Kami berharap tidak hanya berhenti pada studinya, tetapi dapat melanjutkan program bersama seperti joint job fair dan kegiatan lainnya bagi alumni kedua institusi,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan kedua kalinya yang dilakukan oleh Polsri ke subdit alumni yang pada tahun 2025 lalu masih berbentuk UPT. UP2K2 (Pusat Pengembangan Karakter dan Karir) atau Career Development Center Universitas Sriwijaya.
Dampak dari kunjungan tahun lalu menurut M. Arief Rahman, SE, MM, cukup sukses dan berhasil menaikkan respond rate tracer study yang mereka lakukan serta memberikan wawasan tentang pelaksanaan konseling karir dan akademik bagi mahasiswa.
“Keinginan untuk belajar lebih banyak lagi membuat Polsri yang dulu merupakan satu-kesatuan dengan Universitas Sriwijaya kembali melakukan kunjungan serupa dengan harapan dapat menggali lebih banyak lagi terkait pelaksanaan program kerja subdit alumni,” Ujarnya.
Senada dengan itu, UPA-PKK Polsri, Dr. Paisal, SE, M.Si., menyampaikan bahwa hasil dari kunjungan kerja ini akan segera diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan karir di lingkungan Politeknik Negeri Sriwijaya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara Polsri dan UNSRI dalam mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (adi/rp) (Rilis DKIA/Ara_Humas)
