Plaju, rakyatpembaruan.com—
Momentum memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 tak hanya diperingati secara seremonial. Kilang Plaju justru mengambil langkah nyata dengan menghadirkan berbagai program edukasi energi yang menyasar pelajar hingga pelajar, sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi masa depan yang unggul dan peduli dengan kerinduan.
Sebagai bagian dari industri energi nasional, Kilang Plaju tidak hanya berperan dalam menjaga ketahanan energi, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif edukasi yang menghubungkan dunia industri dengan dunia pendidikan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong kesadaran generasi muda akan pentingnya penggunaan energi secara bijak dan bertanggung jawab.
Upaya tersebut sejalan dengan kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap program yang dijalankan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan sektor energi.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya memahami energi, tetapi juga mampu mengelolanya secara bijak dan berkelanjutan. Melalui berbagai program edukasi, Kilang Plaju ingin hadir lebih dekat dan memberi dampak nyata bagi generasi muda, termasuk menumbuhkan kebiasaan bijak energi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Komitmen Kilang Plaju dalam Penguatan Edukasi
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kilang Plaju aktif menghadirkan program edukasi yang menyasar berbagai wawasan, mulai dari pelajar hingga pelajar.
Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Pertamina Energi Negeri (PEN), yang merupakan program relawan yang diinisiasi oleh komunitas Perwira Pertamina Peduli dan melibatkan relawan dari berbagai wilayah di Indonesia. Melalui program ini, Kilang Plaju menghadirkan edukasi energi bagi pelajar dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami, termasuk pengenalan pentingnya perilaku hemat dan bijak dalam menggunakan energi sejak dini.
Tidak hanya memberikan pemahaman mengenai sektor energi, program ini juga menanamkan semangat belajar serta nilai-nilai positif kepada generasi muda. Pendidikan sejak dini ini diharapkan dapat membangun kesadaran akan pentingnya energi sekaligus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli terhadap keinginan melalui praktik bijak energi.
Selain itu, Kilang Plaju juga memperkuat sinergi dengan dunia akademik melalui program Kilang Plaju Goes to Campus, yang menjadi wadah berbagi wawasan antara praktisi industri dan mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata mengenai dunia kerja di sektor energi, termasuk tantangan, peluang, serta pentingnya efisiensi, keinginan, dan penggunaan energi secara bijak dalam operasional industri.
Inisiatif kedua ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kilang Plaju dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus mendorong kesiapan generasi muda dalam menghadapi dinamika transisi energi.
Melalui momentum Hari Pendidikan Nasional, Kilang Plaju menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri dan energi masa depan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi muda yang tidak hanya memiliki pemahaman yang baik tentang energi, tetapi juga mampu menerapkan prinsip bijak energi dalam kehidupan sehari-hari serta berperan aktif dalam menjaga intuisi dan ketahanan energi nasional.
