Tangsel, Bantentv.com – Puluhan warga di Lingkungan Jalan Gelatik, RT 01, RW 03, Kelurahan Sawa Baru Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, mengeluhkan akses jalan utama menuju rumah mereka yang ditutup pagar beton sejak dua hari terakhir.
Akibatnya, sebanyak 12 kepala keluarga atau lebih dari 30 warga terselamatkan dan kesulitan beraktivitas.
Salah satu warga, Deden mengatakan, awalnya akses jalan tersebut ditutup hanya menggunakan seng, namun sekarang ditutup menggunakan tembok beton. Meskipun dirinya belum mengetahui sejauh mana permasalahan yang terjadi di tanah ini, pihak pengembang dengan membawa massa, datang untuk menutup akses jalan.
“Awalnya jalan cuma ditutup pakai seng, tapi sekarang sudah dibeton. Kami tidak tahu pasti soal pelestarian tanahnya, tapi pihak pengembang datang bawa massa dan langsung menutup jalan,” ujarnya.
Baca Juga: Warga Kampung Bogor Kecamatan Cikande Tuntut Akses Jalan Tidak Ditutup Perusahaan
Dampak dari tertutupnya akses jalan, aktifitas warga jadi terganggu karena itu akses jalan satu satunya untuk warga lalui, baik siang ataupun malam hari. Bahkan ada anak yang kesulitan berangkat sekolah sehingga warga berinisiatif membuat jalan alternatif menggunakan jembatan yang hanya berukuran 1,5 meter.
“Sekarang anak-anak susah berangkat sekolah, mobil juga nggak bisa keluar. Akhirnya kami bikin jalan alternatif pakai jembatan kecil, lebarnya cuma sekitar satu setengah meter,” jelasnya.
Selain kesulitan akses jalan, banyak warga mobil tidak bisa keluar karena akses ditutup menggunakan tembok beton.
Editor : Erina Faiha