Serang, Bantentv.com – Provinsi Banten diproyeksikan tuan menjadi rumah Piala Asia Mini Football 2026. Rencana tersebut diumumkan dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Banten dan Federasi Sepak Bola Mini Indonesia (FSMI).
Gubernur Banten Andra Soni menerima langsung audiensi jajaran pengurus FSMI di Kantor Gubernur Banten, Komplek BLKI Jalupang, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa 21 April 2026.
Dalam pertemuan itu, dibahas kesiapan Banten sebagai tuan rumah ajang internasional yang rencananya dihadiri sekitar 20 negara.
Andra Soni menilai, peluang tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan Banten ke tingkat internasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor olahraga dan pariwisata daerah.
“Kita tentu mendukung kegiatan positif untuk Banten. Ini ajang internasional yang membawa nama baik daerah dan negara,” ujar Andra.
Baca Juga: Banten dan Lampung Jadi Calon Tunggal Tuan Rumah PON 2032
Ia menyebut, Banten memiliki sejumlah keunggulan dari sisi infrastruktur dan fasilitas pendukung. Mulai dari venue pertandingan, resor, hingga akses transportasi yang dinilai memadai untuk menyambut peserta dari berbagai negara.
Menurutnya, ketersediaan hotel, pusat kuliner, serta konektivitas transportasi menjadi faktor penting dalam mendukung suksesnya terselenggaranya event internasional tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum Federasi Sepak Bola Mini Indonesia (FSMI), Erick Tuapattinaya, mengatakan Indonesia telah ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Asia Mini Football 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Ia menjelaskan, FSMI akan melakukan intensifikasi koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk memastikan kesiapan teknis.
“FSMI akan berkoordinasi secara intensif dengan Dispora Provinsi Banten untuk menyiapkan persiapan teknis serta memastikan kemudahan akses bagi seluruh peserta,” kata Erick.
Menurut Erick, wilayah Tangerang dipilih karena dinilai memiliki fasilitas olahraga yang memenuhi standar internasional.
Dua lokasi yang dijadikan venue sementara yakni Indomilk Arena dan British School Jakarta (BSJ) Bintaro, Tangerang Selatan. Kedua lokasi tersebut dinilai sesuai dengan regulasi World Mini Football Federation (WMF).
Erick menambahkan, FSMI merupakan federasi yang berafiliasi dengan WMF yang beranggotakan lebih dari 130 negara dan berdiri sejak 2008. Di Indonesia, FSMI berdiri sejak 2016 dan terus berkembang.
Indonesia melalui FSMI juga telah berpartisipasi dalam Piala Dunia Mini Football 2025 di Azerbaijan. Bahkan, Indonesia berhasil menjadi runner-up Piala Asia Mini Football di Sharjah, Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Popda Banten 2026, IPSI Cilegon Seleksi Atlet Silat Muda
Penyelenggaraan Piala Asia Mini Football 2026 di Banten diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor sport pariwisata.
Kehadiran peserta dari berbagai negara, mulai dari Timur Tengah hingga Australia, dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah.