Pandeglang, Bantentv.com – Aksi kepedulian sosial datang dari seorang pelajar berbakat di Pandeglang, Banten. Dianty Marchaini Putri atau yang akrab disapa Puput, siswi kelas 3 SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), melelang karya lukisan aslinya untuk misi kemanusiaan.
Langkah inspiratif ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap krisis di Palestina. Seluruh hasil penawaran tertinggi dari lukisan tersebut akan disumbangkan sepenuhnya untuk membantu warga Palestina sekaligus mendukung gerakan relawan sosial di wilayah Banten.
Lukisan yang dilelang merupakan karya Puput yang menggambarkan ikan koi dengan perpaduan warna merah putih di atas latar biru. Karya tersebut tidak hanya menjadi ekspresi seni, tetapi juga simbol harapan dan keteguhan hati.
Puput menjelaskan bahwa lelang ini terbuka bagi siapa saja yang ingin memiliki karya seni sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial. Seluruh dana yang terkumpul dari pemenang lelang akan disalurkan tanpa potongan.
“Saya ingin karya ini memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Puput, Minggu (29/03/2026).
Ia berharap dana yang terkumpul dapat membantu masyarakat Palestina serta mendukung kerja para relawan sosial di Banten yang membutuhkan bantuan.
Penyaluran donasi akan dilakukan secara transparan melalui lembaga resmi untuk bantuan kemanusiaan di Palestina, serta melalui jaringan relawan sosial di Banten bagi masyarakat yang membutuhkan.
Aksi Puput pun mendapat banyak apresiasi. Di tengah kesibukannya mempersiapkan ujian kelulusan di SMAN CMBBS, ia tetap menyumbangkan waktu dan kreativitasnya untuk berkontribusi dalam isu-isu kemanusiaan global maupun regional.
Bagi masyarakat, kolektor seni, maupun dermawan yang ingin mengikuti lelang dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini, dapat menghubungi:
- Kontak Person: 0813-1442-2124 / 0812-3490-7044
- Lokasi: Jalan Cipanas Cisolong, Desa Sukamanah, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang
Partisipasi dalam lelang ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam membantu sesama, baik bagi warga Palestina maupun masyarakat yang membutuhkan di Banten.
Editor : Erina Faiha