Bantentv.com – Film Salmokji: Whispering Water, bergenre thriller dan horor asal Korea Selatan, berhasil mencuri perhatian para pecinta film. Sebelumnya, film ini telah tayang di negara asalnya pada 8 April 2026 dan meraih sekitar 2 juta penonton.
Dengan anggaran produksi sekitar 3 miliar won atau setara Rp35 miliar, film garapan sutradara Lee Sang-min ini membuktikan bahwa kekuatan cerita dan atmosfer mampu menghadirkan teror yang lebih efektif dibandingkan efek visual mahal.
Film ini dibintangi oleh Kim Hye-yoon sebagai Soo In, pemimpin tim produksi yang harus menghadapi ketakutan terdalamnya saat logika mulai runtuh. Sementara Lee Jong-won berperan sebagai anggota tim yang menjadi penyeimbang emosional di tengah situasi mencekam.
Baca Juga: Salmokji: Whispering Water, Film Horor Korea yang Bikin Penonton Merinding
Lokasi Angker Jadi Daya Tarik
Pengambilan gambar dilakukan di wilayah Yesan, Korea Selatan, yang kini menjadi destinasi populer bagi pencinta kisah misteri. Lokasi waduk dalam film ini dikenal memiliki reputasi yang buruk dengan berbagai cerita penampakan yang tersebar di masyarakat.
Waduk tersebut diketahui dibangun pada tahun 1982 untuk kebutuhan irigasi pertanian. Namun seiring berjalannya waktu, tempat ini justru dikenal sebagai “hotspot” paranormal setelah sering dikaitkan dengan kisah supranatural.
Misteri Hantu Air Tanpa Asal-Usul Jelas
Berbeda dengan film horor pada umumnya, Salmokji: Whispering Water tidak menjelaskan secara detail asal-usul sosok hantu air yang menjadi teror utama.
Baca Juga: Romantis! IU dan Byeon Woo Seok Makin Mesra di Perfect Crown Episode 8
Dalam wawancaranya, Lee Sang-min menyebut tidak menitikberatkan cerita pada identitas makhluk tersebut, melainkan pada suasana dan situasi yang mampu membangun rasa takut.
Ide film ini sendiri berawal dari temuan visual tak sengaja yang memicu rasa penasaran sang sutradara menuju sebuah lokasi yang tampak misterius.
Alih-alih menghadirkan kisah asal-usul (origin story), film ini justru memanfaatkan reputasi lokasi sebagai tempat angker. Teror dibangun dari ruang dan atmosfer, bukan dari penjelasan detail tentang sosok hantu.
Baca Juga: Perfect Crown Episode 7 Sub Indo Tayang 1 Mei 2026, Ini Sinopsis dan Cara Nontonnya
Teror Berakar dari Kepercayaan Lokal
Meski tidak dijelaskan secara spesifik, konsep hantu air dalam film ini tetap disampaikan pada kepercayaan masyarakat Korea mengenai roh orang yang meninggal akibat tenggelam.
Sosok tersebut kerap dikenal sebagai “hantu air”, yakni arwah yang diyakini belum tenang setelah tragedi kematian di perairan.
Namun dalam film ini, sosok tersebut tidak digambarkan secara pasti, melainkan hadir sebagai ancaman yang samar dan tidak terdefinisi.
Kombinasi antara latar lokasi yang dikenal angker dan pendekatan cerita yang minim penjelasan membuat film ini terasa lebih realistis dan mencekam, seolah teror yang ditampilkan bisa terjadi di dunia nyata.
Editor : Erina Faiha