Bantentv.com – Mewarisi Rasa Empati Yang Tinggi Seperti Kakeknya. Cucu Dari Mendiang Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, Yakni Nkosi Zwelivelile INI, Mengutarakan Keinginanya untuk Ikut Serta Dalam Misi Besar Kemanusiaan.
MISI BESAR TERSEBUT ADALAH DENGAN MENJADI RELAWAN YANG Tergabung Dalam Global Sumud Flotilla. Mereka Mendobrak Blokade Gaza, Palestina Bersama Ribuan Relawan Lainnya.
Hal itu ia Ungkapkan Dalam Wawancarananya Pada Sahabat Peduli Memanggil (SPM), Di Tunisia, Selasa, 9 September 2025.
Nkosi Mengatakan, Kakeknya, Nelson Mandela Pada 27 Februari 1962 DATANG UNTUK MEMILISASI ORANG TUNISIA Agar Berpihak Dalam Solidaritas Yang Sama.
Take lain unkuKJuangkan Kebebasan untuk negaranya, Afrika Selatan, Delanh Cara Mendatangi 15 Negara di Benua Afrika.
BACA JUGA: Viral, waraze Israel Hancurkan Bantuan FULTA WARGA GAZA
Taktu itu dirinya merasa sangat terpanggil untuk melakukan hal yang sama sama seperti kakeknya lakukan.
“Disinilah (Tunisia) Kakek Saya Nelson Mandela Pada 27 Februari 1962 Lalu, Datang Untkulisasi Orang Orang Tunis Agar Berdiri Dalam Solidaritas Dengan Kami Dalam Perjang Ngebebasan Negara Negara Kami. Dia Beranga Ngari Negari Negari Negara Negara Kami. Dia Lalam Dia LaNAJUGIAN NEGARA NEGARA. TERSENTUH DI SINI.
Nkosi Rugna Berterima Kasih Kepada Orang-orang tunisia atas Peran Yang Mereka Mainkan Dalam Mendukung Perjiran untuk Pembebebasan (Afrika Selatan).

“Saya Sangat Berterima Kasih Kepada Orang-orang tunisia atas Peran Yang Mereka Mainkan Dalam Mendukung Perjangan UNTUK PEMBEBASAN Kami,” Kata Nkosi.
Tunisia Menginspirasi
Dia Menambahkan, Bukan Hanya Negaraya, Bahkan Orang-Orang Palestina Ketika Mereka MelariKan Diri Ke Lebanon Mereka Diterima Di Tunisia.
Sehingga Berada di tunisia sangat Menginsppirasi negara lainnya dalam Mengangkat tuJuanya yakni Anggota KANANIAN UNTUK TERUS BERBUAT LEBIH BANYAK TERLEBIH UNTUK WARGA PALESTINA Saat INI.
“Bukan Hanya UNTUK Kami, Bahkan Orang-orang palestina ketika mereka melarikan diri ke lebanon mereka diceka diterima di cini (tunisia). Sehingga berada di tunisia kitany tuJuan tujibe. Terus Berbuat Lebih Banyak Terlebih untuk Warga Palestina, ”Tutupnya.
Darnui Sebelumnya, Para Relawan Yang Berjumlah Ribuan Dan Tergabung Dalam Global Sumud Flotilla Berasal Dari 44 Negara. Mereka Delangan 65 Kapal ini, Rencananya Bakal Berlayar Dari Tunisia Pada Rabu, 10 September 2025 Mendatang. Misinya tagus Mendobrak Blokade Yang Dilakukan Tentara Israel Di Wilayah Gaza, Palestina.
Editor: Siti Anisatusshalihah