Bantentv.com – Badan Pengelola Investasi milik negara (Danantara) tengah bersiap menjadi peserta di pasar modal Indonesia. Selain itu, Danantara akan berperan aktif didalamnya.
Hal tersebut diungkapkan Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Pandu Sjahrir dalam Agenda 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Main Hall BEI, Minggu, 1 Februari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Pandu mengungkapkan, Danantara sudah menyiapkan kriteria saham yang akan dimasukkan mulai hari ini, Senin, 2 Februari 2026.
Dirinya menyampaikan, mirip dengan para investor yang ada, Danantara juga akan menjadi pelaku pasar aktif baik di pasar obligasi maupun di pasar ekuitas publik.
Sekadar informasi, Danantara telah masuk ke pasar modal RI sejak akhir Desember 2025 lalu melalui Manajer-Manajer Investasi yang ditunjuk.
Baca Juga: Danantara Resmi Diluncurkan, Berikut Daftar Profil Petingginya
“Strategi awal kita, 6 bulan ke depan ini kita melalui manager investasi. Memang tidak langsung, ini kenapa? Karena kami juga ingin crowd in para pemain yang ada,” ujar Pandu dalam Agenda 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia, Main Hall BEI, Minggu 1 Februari 2026.
“Dan jumlahnya memang signifikan, tapi kami juga membeli Arah dari kami kepada manajer-manajer investasi yang kami tunjuk, tolong beli saham yang memiliki pertumbuhan bagus, fundamental bagus, likuiditas bagus, itu juga sangat penting, dan juga pastikan arus kasnya bagus,” terang Pandu.
Baca Juga: Didampingi SBY dan Jokowi, Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Danantarat
Ia pun menyebut, Danantara akan masuk ke saham-saham yang memiliki fundamental yang baik.
“Karena menurut kami, ada nilai bagus dalam perekonomian Indonesia yang berjalan dengan baik. Namun yang terpenting, kami menemukan nilai bagus di banyak bisnis yang sudah kami identifikasi untuk membeli. Kami adalah partisipan aktif di pasar,” ungkap Pandu.
Pandu juga menambahkan, bahwa hal ini penting karena Danantara harus tetap bisa mempertanggungjawabkan investasi yang dilakukan.
“Harus mempunyai fundamental yang sangat baik. Ini penting karena tetap Danantara kami harus bisa mempertanggungjawabkan investasi yang akan kami lakukan. Dan ini akan terus, minggu depan pun, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, kami akan berinvestasi masuk ke pasar modal,” tambah Pandu.
Pandu mengatakan, untuk tahun ini, dari fondasi Danantara, setengahnya akan masuk ke pasar umum. Sebagian besar tentu saja di Indonesia.
“Karena kami bisa berinvestasi di luar juga, tapi kita akan melihat Indonesia, keberpihakan kepada Indonesia,” tandas Pandu.
Editor : Erina Faiha