Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan menggelar operasi pasar murah di sejumlah titik wilayah. Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut berada di wilayah Anyer, Kabupaten Serang.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasaran.
Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, cabai, tomat, bawang merah, bawang putih, hingga terigu.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Diskumperindag Kabupaten Serang, Titi Purwitasari, menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah dilatarbelakangi oleh kenaikan beberapa komoditas pangan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga agar tidak mengalami gangguan harga yang terlalu tinggi di pasar. Upaya tersebut juga sekaligus menjadi bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

Titi menyampaikan bahwa hingga saat ini gagal melaksanakan operasi pasar di 38 titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Serang.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Diskumperindag Kabupaten Serang masih merencanakan satu titik tambahan yang akan diadakan di Kecamatan Carenang.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan operasi pasar murah ini terbilang tinggi. Hal tersebut terlihat dari ramainya warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa selisih harga yang ditawarkan melalui operasi pasar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi kalangan rumah tangga.
Baca Juga: Minyakita Dijual di Atas HET, Pemkab Serang Perkuat Pengawasan Pasar
“Harga pasar cabai saja Rp60 ribu, kami jual di sini Rp30 ribu. Bawang di luar jual Rp40 ribu, kami juga Rp30 ribu,” ucap Titi Purwitasari.
Lebih lanjut, Titi menegaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat agar tetap stabil.
Ia berharap masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyiapkan stok kebutuhan pokok.
“Kami berharap para ibu rumah tangga memiliki stok untuk menghadapi nataru yang kemungkinan akan berimbas pada kenaikan sejumlah komoditas secara signifikan,” ujarnya.
Editor Siti Anisatusshalihah