Bantentv.com – Ajang dangdut bergengsi di Indonesia, Dangdut Academy (DA) 7, resmi memasuki babak grand final. Acara ini menyisakan dua peserta terbaik, yakni Tasya asal Tangerang Selatan dan Valen asal Pamekasan.
Pada penampilan grand final yang digelar Rabu malam, 24 Desember 2025, kedua finalis kembali naik ke panggung. Mereka melanjutkan persaingan sengit menuju gelar juara Dangdut Academy 7.
Kado Virtual Tasya Unggul, Keadaan Balikkan
Di malam grand final tersebut, kedua finalis menampilkan performa luar biasa. Tasya Tangerang Selatan berhasil mencuri perhatian tontonan dan keluar sebagai hadiah virtual terbanyak.
Baca Juga: Grand Final 2 Dangdut Academy 7 Tayang Malam Ini, Siapa Lebih Unggul?
Hasil ini sekaligus menyatakan keadaan, mengingat pada Grand Final 1, rivalnya Valen Pamekasan sempat mendominasi perolehan dukungan dari penonton.
Konsep Mini Konser di Panggung Grand Final
Konser grand final DA 7 kali ini mengusung tema Mini Konser. Konsep panggungnya menyerupai konser tunggal bagi masing-masing finalis.
Baca Juga: Dangdut Academy 7 Gunakan Virtual Gift, Mulai Cara Kerja dan Nilainya
Valen Pamekasan tampil lebih dulu dengan energi penuh, membawakan tiga lagu berturut-turut, yakni Jangan Tunggu Lama-Lama, Nurjanah, dan Derita.
Sementara itu, Tasya Tangerang Selatan tampil dengan penuh penghayatan lewat lagu Bunga Pengantin (Rita Sugiarto), Mandi, dan Ada di Mana-mana.
Penentuan Juara Masih Terbuka
Meski penampilan malam tersebut belum menentukan siapa yang keluar sebagai juara, kedua finalis telah menunjukkan kualitas terbaik mereka di atas panggung.
Berdasarkan perhitungan virtual gift sementara pada akhir Grand Final 2, Tasya berada di posisi teratas, disusul Valen di posisi kedua.
Namun persaingan masih terbuka lebar. Penentuan juara akan ditentukan pada malam puncak Konser Kemenangan atau Grand Final 3. Acara ini diselenggarakan berlangsung pada Jumat, 26 Desember 2025.
Pemenang Dangdut Academy 7 akan ditentukan melalui akumulasi hadiah virtual dari Grand Final 1, Grand Final 2, dan Grand Final 3 (Konser Kemenangan).
Editor : Erina Faiha