Serang, Bantentv.com – Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan program Banten Sehat, Gubernur Banten Andra Soni menggelar dialog interaktif bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, pada Senin, 12 Januari 2026, dan dihadiri para pemimpin serta pengelola rumah sakit di Provinsi Banten.
Baca Juga: Andra Soni Ajak Kolaborasi Kembangkan Sport Tourism Lewat Gowes Wisata
Dialog interaktif ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan visi antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan di sektor kesehatan, khususnya pengelola rumah sakit.
Pemerintah Provinsi Banten memandang kolaborasi dengan rumah sakit sebagai kunci utama dalam menyukseskan program Banten Sehat yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang terbuka untuk mendengarkan secara langsung berbagai pandangan, saran, dan masukan dari para pelaku layanan kesehatan.
Menurutnya, pengelola rumah sakit memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan keluhan masyarakat di lapangan.

“Ini kesempatan saya mendengarkan langsung saran, masukan atau banyak hal tentang kesehatan dalam rangka bagaimana kita menjalankan program Banten Sehat ke depannya,” kata Andra.
Andra Soni menegaskan bahwa dialog tersebut tidak sekedar ajang silaturahmi, melainkan forum strategi untuk menyerap aspirasi, masukan, serta memetakan tantangan yang dihadapi pengelola rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Berbagai isu krusial dibahas secara terbuka, mulai dari ketersediaan tenaga medis hingga sistem pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Dalam dialog tersebut, para pimpinan rumah sakit juga menyampaikan tantangan yang mereka hadapi dalam pengelolaan layanan kesehatan, khususnya terkait pemerataan dokter spesialis, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi pelayanan BPJS Kesehatan.
Pemerintah Provinsi Banten menilai masukan dari pengelola rumah sakit ini sebagai bahan penting dalam penyusunan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Diketahui, di Provinsi Banten saat ini terdapat 136 rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah, dengan konsentrasi terbesar berada di kawasan Tangerang Raya.
Jumlah rumah sakit tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah dalam memastikan pemerataan dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Banten.
Editor Siti Anisatusshalihah