Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 86,96 poin atau 1,04% ke level 8.235,26 pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026.
Apalagi sepanjang sesi perdagangan hari ini, IHSG sempat terjun bebas 2% lebih ke 8.139,82.
Hingga sesi akhir perdagangan, IHSG mencatatkan 56,47 miliar lembar saham dengan frekuensi 3.142.300 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp28,12 triliun.
Pergerakan saham pada perdagangan sesi II ini juga didominasi tren negatif. Di mana hanya 146 saham yang menguat, sebanyak 568 saham melemah, dan 105 saham stagnan.
Sedangkan seluruh sektor berada di zona merah sore ini. Sementara sektor transportasi memimpin pelemahan dengan penurunan tajam -4,54%, usulan barang konsumen non primer -2,59%, infrastruktur -2,41%, energi -2,13%, properti -2,10%.
Baca Juga: IHSG Kembali Melemah ke Level 8.103, 349 Saham Berakhir di Zona Merah
Sektor kesehatan juga terpantau ambruk -2,06%, bahan baku -1,73%, teknologi -1,46%, barang konsumen primer -1,33%, industri -1,26%, dan sektor keuangan -0,52%.
Adapun saham terlaris hari ini dipimpin oleh saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dengan nilai transaksi Rp1,61 triliun, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp1,59 triliun dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) senilai Rp1,01 triliun.
Baca Juga: Saham Kompak Alami Penurunan, IHSG Selasa 4 November Ditutup Melemah
Sementara jajaran top gainers hari ini ditempati oleh PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) yang melonjak pesat 34,62% ke Rp105, PT Armada Berjaya Trans Tbk (Jaya) yang melesat 34,57% ke Rp218 dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) yang melesat 27,61% ke Rp208.
Di sisi lain, PT Indospring Tbk (INDS) menduduki puncak saham top Losers dengan koreksi -14,95% ke posisi Rp1.280. Diikuti PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang merosot -14,88% menjadi Rp1.030 dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang anjlok -14,82% menjadi Rp8.475.
Editor : Erina Faiha