Bantentv.com – Menjelang pertengahan Februari 2026, banyak masyarakat mulai bertanya-tanya: Imlek 2026 libur atau tidak? Pertanyaan ini wajar muncul karena Hari Raya Imlek sering berdekatan dengan akhir pekan.
Jawabannya, YA. Imlek 2026 resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.
Pemerintah juga menetapkan cuti bersama pada Senin, 16 Februari 2026, sehingga berpeluang menikmati masyarakat libur panjang selama empat hari, mulai Sabtu, 14 Februari hingga Selasa, 17 Februari 2026.
Baca Juga: Shio Kuda Api Warnai Imlek 2026, Simak Maknanya
Libur panjang ini menjadikan Imlek 2026 sebagai salah satu momen penting untuk berkumpul bersama keluarga, menjalankan ibadah, sekaligus merencanakan perjalanan singkat atau liburan.
Selain soal libur, Imlek 2026 juga menandai dimulainya Tahun Kuda Api. Dalam kepercayaan Tionghoa, shio dan elemen tahun diyakini membawa makna serta karakter energi tertentu.
Siklus Kuda Api tergolong langka, karena hanya terjadi setiap 60 tahun sekali. Periode serupa terakhir kali berlangsung pada tahun 1966. Dalam astrologi Tionghoa, kombinasi shio dan elemen menjadi penentu karakter utama suatu tahun.
Makna Tahun Kuda Api
Dalam sistem astrologi Tionghoa, setiap tahun dipengaruhi oleh satu dari lima unsur: Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Udara. Perpaduan Shio Kuda dengan elemen Api menciptakan karakter yang dinamis, berani mengambil inisiatif, dan bergerak cepat dalam mencapai tujuan.
Shio Kuda melambangkan kebebasan, energi, dan gairah hidup. Sementara elemen Api identik dengan ambisi, ekspansi, dan aksi nyata.
Kombinasi keduanya menghasilkan energi yang kuat, ekspresif, serta mendorong inovasi baru dalam berbagai aspek kehidupan.
Energi Api diyakini mendorong masyarakat agar tidak stagnan. Tahun Kuda Api dinilai menjadi momentum yang tepat untuk mengambil keputusan penting, memulai hal baru, serta mempercepat pencapaian tujuan, baik dalam karir, bisnis, maupun kehidupan pribadi.
Sekadar informasi, perayaan Imlek berlangsung selama 15 hari, hingga puncaknya pada Cap Go Meh, dan menjadi salah satu perayaan kebudayaan terbesar yang dirayakan masyarakat Tionghoa di Indonesia.