Bantentv.com – Sebagai tindak lanjut kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Turki dalam bidang Kesehatan, delegasi Ostim di Ankara Turki yang terdiri dari para pengusaha itu, berkunjung ke Provinsi Banten untuk memasarkan produk medis mereka.
Ketertarikan mereka terhadap Provinsi Banten ditunjukkan dengan memaparkan produk medis mereka kepada pemerintah Provinsi Banten. Menurut mereka, Provinsi Banten merupakan wilayah yang sangat strategis dan dekat dengan Jakarta, sehingga sangat tepat jika mereka melakukan penjajakan kerja sama di Banten.
Turut menerima kunjungan tersebut, Gubernur Banten bersama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) provinsi Banten Eli Susiyanti, dan jajaran, di Gedung Negara Provinsi Banten, kelurahan Kota baru, Kecamatan Serang, Kota serang, Rabu, 21 Januari 2026.
Dalam kunjungannya, ketua delegasi sekaligus penyelenggara Perusahaan Internasional Zenobia, Asosiasi Klaster Industri Ostim, Alan Ayhan Bayrak mengungkapkan kunjungan tersebut dengan membawa para pengusaha Ostim ini untuk bekerja sama dengan Provinsi Banten.
Alan juga mengatakan, sebelumnya dirinya telah terlebih dahulu ke Banten untuk berinvestasi dalam beberapa proyek bersama provinsi Banten. Untuk itu, pada kesempatan ini dirinya kembali dengan membawa para pengusaha tersebut untuk memperkenalkan produk mereka ke Provinsi Banten.

“Sebelumnya saya ke Banten, melakukan kerjasama investasi di beberapa proyek di Banten sampai saat ini. Karena saya melihat di Banten mempunyai banyak peluang untuk beinvestasi, oleh karena itu, saya kembali ke Banten sengaja membawa rombongan ke sini agar bisa bersinergi antara provinsi Banten dengan rombongan ini,” ujar Alan A. Bayrak dalam kunjungannya, di Gedung Negara Provinsi Banten, Rabu Sore, 21 Januari 2026.
Pada kesempatan tersebut, rombongan yang terdiri dari pengusaha itu turut memaparkan keunggulan produk yang dimiliki perusahaannya dan berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Banten di bidang Kesehatan. Maklum, Turki sendiri dikenal dengan alat kesehatan yang cukup baik dan berteknologi tinggi.
“Mereka punya pasar besar di Eropa, sebagian di Timur Tengah dan negara-negara eks Soviet,” imbuh Alan saat audiensi bersama Gubernur Banten.
Kunjungan Usai, Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, kunjungan rombongan Ostim ke Banten merupakan bentuk tindak dari perjanjian kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Turki, salah satunya yakni pengembangan industri kesehatan.
“Ostim ini adalah sebuah komunitas industri, Lembaga industri yang bergerak di bidang industri kesehatan. Ini adalah bentuk dari perjanjian tindak lanjut kerjasama yang telah dibangun oleh pemerintah Indonesia dengan Turki, salah satunya yakni pengembangan industri Kesehatan,” papar Andra.
Andra juga menambahkan, “Turki juga terkenal dengan industri alat kesehatannya seperti ortopedi, alat cuci darah dan lain sebagainya, dan di sana (Turki) banyak produk dunia yang diproduksi di Turki, bahkan ada 42 Rumah Sakit (RS) yang disupport oleh pemerintah Turki seperti alat-alat kesehatannya dan industri kesehatannya yang berteknologi tinggi,” imbuh Andra.
Andra berharap, kunjungan ini dapat memberikan dampak positif khususnya di bidang Kesehatan di Provinsi Banten.
Baca Juga: Limbah Medis Ditemukan di Walantaka, Dinkes Minta Pihak Ketiga Bertanggung Jawab
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti menuturkan, kedatangan para rombongan tersebut bertujuan untuk mempromosikan produk dagangnya dan berharap dapat bekerjasama dengan Provinsi Banten.
“Saat ini, Turki ini sangat baik ya kualitas (produk) nya, dan tidak kalah bagus dari produk Eropa. Alhamdulillah dengan pertemuan ini, yang pasti mereka ingin menjajaki peluang kesempatan berusaha di Provinsi Banten, meskipun produk-produk Turki juga sudah banyak yang masuk ke Indonesia dan itu melalui distributor-distributor yang ada di provinsi Banten juga,” kata Virgo usai kunjungan.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan peluang pengembangan di bidang kesehatan di provinsi Banten, karena provinsi Banten memiliki sekitar 136 Rumah Sakit (RS) sehingga potensi tersebut sangat menjanjikan.
“Harapan pak Gubernur tadi, bahwa peluang pengembangan di bidang kesehatan di Banten sangat menjanjikan, terlebih lagi Banten mempunyai sekitar 136 unit Rumah Sakit baik swasta maupun pemerintah, dan ini dapat menjadi peluang pasar,” ujarnya.
Virgo menambahkan, kedatangan para rombongan ini diharapkan tidak hanya mempromosikan produknya saja, melainkan dapat memproduksi alat-alat tersebut di provinsi Banten.
“Ke depan, mereka tidak hanya mempromosikan atau menjual produknya saja, tetapi Pak Gubernur juga ingin mereka dapat memproduksi alat-alat tersebut di Banten,” sambung Virgo.
Diketahuinya, dalam pertemuan itu, Gubernur Banten turut menyerahkan cinderamata kepada perwakilan utusan Ostim Turki begitupun sebaliknya.
Editor Siti Anisatusshalihah