Palembang, rakyatpembaruan.com –
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Selatan, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si menyampaikan ucapan dan kesuksesan kepada Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd atas penetapannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI periode 2024–2029.
Ucapan tersebut disampaikan setelah putusan Peninjauan Kembali (PK) Nomor 32 PK/TUN/2026 tanggal 5 Mei 2026 yang menetapkan Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd sebagai Ketua Umum PB PGRI yang sah.
Asosiasi. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si mengatakan, seluruh keluarga besar PGRI Sumatera Selatan siap memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd demi kemajuan organisasi dan dunia pendidikan Indonesia.

“Atas nama keluarga besar PGRI Sumatera Selatan, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd sebagai Ketua Umum PB PGRI periode 2024–2029. Kami siap mendukung penuh kepemimpinannya untuk membawa PGRI semakin solid, maju, dan berkontribusi besar bagi pendidikan nasional,” ujarnya.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi semangat baru bagi seluruh guru dan pengurus PGRI untuk memperkuat persatuan organisasi serta meningkatkan peran guru dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Ia menilai tantangan pendidikan ke depan membutuhkan organisasi guru yang kuat, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Oleh karena itu, kata Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, MM., M.Si, kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota PGRI menjadi modal penting dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan profesi, dan peningkatan kualitas guru di Indonesia.
“Kami optimistis di bawah kepemimpinan Prof. Unifah Rosyidi, M.Pd, PB PGRI akan semakin maju dan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.
Ia juga berharap PGRI ke depan semakin aktif dalam meningkatkan kompetensi guru, memperjuangkan hak hak tenaga pendidik, serta memperkuat peran guru dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan bangsa. Jika guru bersatu, kuat, dan sejahtera, maka masa depan pendidikan Indonesia akan semakin baik,” tutupnya.(Adi/Rp)
