Pandeglang, Bantentv.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang bergerak cepat menanggapi banjir yang melanda Kecamatan Patia akibat luapan Sungai Cilemer.
Sejak banjir terjadi, tim BPBD bersama unsur terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan keselamatan warga.
Sekretaris BPBD dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama meluapnya Sungai Cilemer.
“Hujan yang mengguyur wilayah Pandeglang menyebabkan Sungai Cilemer meluap. Ketinggian udara bervariasi antara 30 hingga 40 sentimeter, dan tercatat sebanyak 442 rumah warga terdampak,” jelas Nana.
Baca Juga: Banjir Sungai Cilemer Putus Akses Jalan, 4 Kampung di Pandeglang Terisolasi
Menurutnya, BPBD tidak bekerja sendiri dalam penanganan banjir tersebut. Koordinasi terus dilakukan bersama kepolisian, Kapolsek Patia, serta pemerintah desa setempat untuk memastikan kondisi lapangan tetap terkendali.
“Kami terus siaga di lapangan untuk memantau perkembangan debit udara dan memastikan bantuan logistik berupa sembako dapat disalurkan kepada warga yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, BPBD juga melakukan pemantauan intensif di seluruh aliran Sungai Cilemer untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.
Hal ini dilakukan, mengingat cuaca prakiraan menunjukkan potensi hujan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
BPBD mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika terjadi peningkatan ketinggian udara atau kondisi yang membahayakan keselamatan.
Editor AF Setiawan