Serang, Bantentv.com – Memasuki hari kesembilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Serang Kota terus menggelar operasi keselamatan lalu melintasi sejumlah titik rawan pelanggaran di wilayah Kota Serang.
Dari hasil kegiatan tersebut, pelanggaran lalu lintas yang paling banyak ditemukan masih didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.
Pada hari kesembilan ini, Operasi Keselamatan Maung 2026 dilaksanakan di dua titik wilayah Kota Serang dengan melibatkan sebanyak 60 personel.
Operasi tersebut dipusatkan pada penertiban pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, mulai dari tidak menggunakan helm, melawan arus, hingga pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan.
Baca Juga: Hari Ketiga Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Penuhi Target Penindakan
Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Serang Kota, AKP Dirga Abriawan, mengatakan bahwa hingga hari kesembilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, pelanggaran lalu lintas masih didominasi oleh pengendara roda dua.
Selain itu, pelanggaran juga ditemukan pada pengendara kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
“Pelanggaran yang terjadi didominasi oleh pengendara roda dua, dimana jenis pelanggarannya tidak memakai helm dan juga melawan arus. Pelanggaran juga datang dari pengendara roda empat, dimana kami bertemu dengan pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman,” ungkap AKP Dirga.
AKP Dirga menambahkan, kegiatan Operasi Keselamatan Maung 2026 ini merupakan upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas.
Melalui penegakan aturan lalu lintas, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya dapat ditekan.
Ia juga mengimbau masyarakat Kota Serang agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara serta mematuhi seluruh peraturan lalu lintas yang berlaku.
Menurutnya, kecelakaan lalu lintas sering kali berawal dari pelanggaran-pelanggaran kecil yang sering dianggap sepele.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga Kota Serang, untuk memperhatikan keselamatan dalam berkendara untuk tetap patuh mengikuti peraturan yang ada. Yang paling penting adalah tetap waspada, karena kecelakaan itu biasanya bermula dari pelanggaran yang kecil,” katanya.
Editor Siti Anisatusshalihah