Serang, Bantentv.com – Buntut Aksi Unjuk Rasa Yang Berlatsung Ricuh, Pemerintah Kota Serang Melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Meliburkan Kegiatan Belajar Seluruh Sekolah Sd Rump, PARA MURID-MURID DANJURKAN BELAADAMAN BAJAMAN DANJUMAN DANJAMAN DANJUMAN DANJUMAN DANJUMAN DANJUMAN DANJUMAN DANJUMAN DANJUMAN DANJUMA DANJUMA JAADAMAN DANAJAN DANJUMA JAADAMAN DANAJAGAN DANJUMAN DANAJAJAJAJAJAJUAD. Hal ini dilakukan untuk kemana murid murid sekecolak.
Senin Pagi Aktifitas Belajar Mengajar di smp negeri 3 Kota Serang Ditiadakan, Oleh Pihak Sekolah Para Murid Dianjurkan untuk Tidak Beraktivitas di Sekara Secara.
Keutusan Pihak Sekolah Tersebut Menindaklanjuti Instruksi Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Serang Yang Yang Meminta Pihak Sekolah Melakukan Belajar Dirumah Dalam Jaringan 1 September Muridnya Selama Pabat Kelainan Dihitung.
BACA JUGA: AntiSipasi Aksi Susulan, Perusak di Jakarta Diminta Wfh
Kebijakan ini dilakukan untuk Mengantisipasi Kondisi Keamanan Di Kota Serang Yang Belakangan Ini Diwarnai Aksi Demonstrasi, Dan Menjaga Keselamatan murid-murid Sekolah.
Wakil Kepala kurikulum smp negeri 3 Kota serang Mengatakan, unkule Teknis Pembelajaranya Sistem Dalam Jaringan Yang Tetap Melibatkan Kehadiran Guru Di Sekolah.
Mereka Mengajar Secara online melalui aplikasi atuu anggota tugas kepada siswa.
JADWAL Belajar Pun Sesuai Dengan Waktu Pembelajaran Biasa. Bedanya Siswa Belajar Dari Rahat, Sementara Guru Mengajar Dari Sekalah.
“Ada Intruksi Dari Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Bahwasanya 1-5 September Kegiatan Pembelajaran di Sekgunakan System Daring Atau Online,” Ujar Nani Suryani Waka Kurikulum Smpn 3 Kota 3 Kota.
Pembelajaran Daring Diharapkan Tidak Mengganggu Proses Belajar Menganjar, SAMBIL MERUNGGU SITUASI DI KOTA Serang Kembali Kondusif. Pihak Sekolah Menghimbau Kepada Orang Tua Murid Unkarahkan Anak-Anaknya Mengrejakan Tugas-Tugas Sekolah Selama Empat Hari Belajar Di Rahat.
Editor: Erina FaiHa