Cilegon, Bantentv.com – Kepala Korps Lalu Lintas Polri memperkirakan akan terjadi puncak arus mudik angkutan Lebaran tahun 2026 jatuh pada H-3 Idul Fitri atau pada 15 Maret 2026 mendatang. Hal ini menyusul berlakunya pemotongan bersama dan instruksi kepada perusahaan untuk menerapkan pekerjaan dari mana saja.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengatakan dengan prediksi tersebut termasuk mengimbau para pemudik agar menyiapkan tiket sebelum melakukan perjalanan mudik, khususnya sebelum tiba di Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Ciwandan.
“Kami memperkirakan pergerakan masyarakat sudah mulai lebih awal dan tidak menumpuk di H-3 atau H-2 saja. Oleh karena itu, pola pengamanan dan rekayasa lalu lintas kami siapkan lebih adaptif dan berbasis trafficcounting-alat ukur volume lalu lintas kendaraan di jalan secara real-time,” ujar Agus.
Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru di Pelabuhan Merak Diprediksi H-3
Sementara itu, dengan pemberlakuan work fromwhere atau WFA saat memasuki arus mudik, diperkirakan akan terjadi pergeseran puncak arus mudik dan arus balik yang dapat memecah kepadatan kendaraan.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan rekayasa lalu lintas tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan,” tegasnya.
Agus juga menambahkan, kekhawatirannya akan membuka hotline layanan command center atau layanan pengaduan di setiap posko pengamanan jalur yang dilalui para pemudik, sehingga saat terjadi kepadatan arus kendaraan dapat segera diatasi.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri jika lelah, manfaatkan tempat istirahat dengan tertib, dan patuhi Arahan petugas di lapangan. Mudik adalah perjalanan kebahagiaan, jangan sampai berubah menjadi musikah,” ucapnya.
Selain itu, para pemudik juga diingatkan untuk mematuhi rambu-rambu dan petunjuk arah, mengingat konsentrasi pelayanan arus mudik berada di dua pelabuhan, yaitu Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Pelabuhan Ciwandan.
Editor : Erina Faiha