Bantentv.com – Kemudahan transaksi lintas negara kini semakin dirasakan masyarakat Indonesia. Mulai Rabu, 1 April 2026, QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard resmi dapat digunakan untuk bertransaksi di Korea Selatan.
Kebijakan ini memungkinkan wisatawan Indonesia melakukan pembayaran tanpa perlu menukar uang tunai ke valuta asing.
Cukup menggunakan aplikasi pembayaran domestik, transaksi dapat dilakukan secara praktis dan efisien melalui QRIS.
Baca Juga: Masih Ada Biaya Admin Saat Bayar QRIS? Ini Aturan Resminya
Implementasi QRIS di Korea Selatan ditandai dengan peluncuran resmi oleh Bank Indonesia dan Bank of Korea.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Joint Vision Statement (JVS) antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung yang disepakati pada 1 April 2026.
Daftar Negara yang Sudah Mendukung QRIS
Seiring dengan ekspansi QRIS ke berbagai negara, kini sistem pembayaran ini telah digunakan secara internasional. Berikut beberapa negara yang telah terhubung:
- Thailand
Thailand menjadi negara pertama yang mengadopsi QRIS sejak Agustus 2022. Hingga Juni 2025, tercatat ratusan ribu transaksi dengan nilai ratusan miliar rupiah.
- Malaysia
Implementasi QRIS di Malaysia dimulai pada Mei 2023. Penggunaannya terus meningkat jutaan transaksi yang tercatat hingga 2025.
- Singapura
Sejak 17 November 2023, QRIS sudah dapat digunakan di Singapura, memudahkan transaksi lintas negara bagi masyarakat Indonesia.
- Jepang
Pada tahun 2025, Jepang mulai mengadopsi QRIS melalui kerja sama sejumlah lembaga keuangan. Pada tahap awal, layanan ini tersedia di puluhan merchant dan terus-menerus bermusuhan.
- Korea Selatan
Korea Selatan resmi menjadi negara terbaru yang mengadopsi QRIS per 1 April 2026. Sebelum peluncuran, proses uji coba telah selesai pada Februari 2026.
Perluasan penggunaan QRIS ke berbagai negara memberikan manfaat nyata, baik bagi wisatawan maupun pelaku usaha. Transaksi menjadi lebih praktis, cepat, dan transparan tanpa perlu menghitung kurs secara manual.
Selain itu, konektivitas QRIS juga membuka peluang bagi UMKM Indonesia untuk menjangkau pasar internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Editor Siti Anisatusshalihah