Palembang, rakyatpembaruan.com-
Rektor Universitas Sriwijaya (UNSRI), Prof. Taufiq Marwa, SE, M.Si. mengukuhkan tujuh guru besar baru dalam Sidang Terbuka Senat Akademik UNSRI yang digelar di Auditorium UNSRI Kampus Indralaya, Kamis (16/4/2026).
Tujuh guru besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai bidang keilmuan, empat orang diantaranya berasal dari Fakultas Pertanian yakni, Prof. Ir. Muhammad Yazid, M.Sc., Ph.D. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pengelolaan Sumber Daya Pertanian dan Lingkungan, Prof. Dr. Ir. Chandra Irsan, M.Si. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman, Prof. Dr. Ir. Bakri, MP sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Fisika dan Konservasi Tanah, dan Prof. Dr. Ir. M. Umar Harun, MS sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Budidaya Tanaman Perkebunan.
Sementara itu, satu Guru Besar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yakni Prof. Dra. Cecil Hiltrimartin, M.Si., Ph.D., dikukuhkan dalam Bidang Ilmu Pendidikan Matematika. Dua lainnya berasal dari Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, yaitu Prof. Dr. rer. nat. Mardiyanto, M.Si., Apt. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknologi Farmasi, serta Prof. Azhar Khoiri Affandi, MS sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hidrogeologi/ Pemodelan Hidrogeologi.
Dalam sambutannya, Rektor UNSRI, Prof. Taufiq Marwa, SE, M.Si., mengungkapkan rasa bangga atas kembali dikukuhkannya tujuh Guru Besar baru di lingkungan UNSRI. Ia mengungkapkan bahwa dengan pengukuhan ini, jumlah Guru Besar aktif di UNSRI kini mencapai 137 orang.

“Guru Besar merupakan jabatan akademik tertinggi bagi dosen yang tidak mudah untuk diraih karena harus memenuhi berbagai persyaratan dan melalui tahapan yang panjang. Alhamdulillah, tujuh dosen yang dikukuhkan hari ini telah berhasil melewati seluruh proses tersebut,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor berharap pengukuhan ini dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya yang telah memenuhi syarat untuk segera mengajukan jabatan Guru Besar. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk saling mendukung dalam percepatan peningkatan jabatan akademik.
Pada kesempatan tersebut, Rektor turut menyampaikan penghargaan kepada Tim Penilai Angka Kredit Universitas Sriwijaya, mulai dari tingkat program studi hingga universitas, serta kepada Tim Integritas, Senat Akademik Universitas, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pengusulan hingga pengukuhan Guru Besar.
“Semoga ke depan tetap berkinerja baik meskipun peraturan tentang pengusulan, penetapan dan pelatihan jabatan fungsional sudah mengalami perubahan,” kata Rektor.
Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen kampus, terutama dengan status UNSRI sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang memberikan otonomi lebih luas dalam pengelolaan akademik dan non-akademik.
“Saya mengajak semua pihak khususnya dari sivitas akademika dan karyawan UNSRI untuk dapat berpartisipasi pada semua lini, sekecil apapun yang dapat dikontribusikan. Apalagi sekarang sudah berstatus PTN-BH, kita mempunyai otonomi yang lebih luas dalam mengelolah akademik dan non akademik. Saya yakin, kebersamaan dan keterpaduan kita semua akan mempermudah mencapai cita-cita kita bersama, membawa UNSRI dari waktu ke waktu menjadi baik dan lebih baik lagi,” Ajak Rektor.
Di akhir Perayaannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada tujuh guru besar beserta keluarga. Ia berharap amanah jabatan guru besar yang diemban dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, bagi kemajuan UNSRI, serta kemaslahatan luas.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, serta tamu undangan lainnya. (adi/rp) (Ara_Humas)
