Cilegon, Bantentv.com – Ribuan truk logistik yang akan melintasi Pulau Sumatera melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara, Kabupaten Serang, tertahan. Hal ini terjadi akibat antrean panjang.
Penumpukan kendaraan diduga terjadi karena jumlah kapal yang beroperasi terbatas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, antrean truk logistik ini sudah terjadi sejak Jumat lalu.
Sebelumnya, sebanyak 16 kapal dioperasikan untuk melayani truk angkutan barang. Namun, sempitnya dermaga Pelabuhan BBJ membuat proses penyeberangan lebih lambat.
Baca Juga: Pengusaha Kapal Khawatir Truk Menumpuk di BBJ dan Ciwandan Saat Mudik Lebaran 2026
Dermaga ini khusus digunakan untuk kendaraan golongan 7, 8, dan 9, atau truk memuat 7 hingga 9 ton. Truk-truk itu mengangkut bahan pokok dan kebutuhan logistik, terutama menjelang momen mudik Lebaran.
Berdasarkan data posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) selama periode 12 jam pada 15 Maret 2026, total truk yang melewati lintas ke Pulau Sumatera mencapai 1.290 unit.
Angka ini menurun 34,1% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 1.958 satuan.
Kondisi ini menimbulkan kepadatan dan antrean panjang di kawasan pelabuhan. Oleh karena itu, pengelola pelabuhan dan operator kapal terus berkoordinasi untuk mempercepat proses penyeberangan.
Sebelumnya, kebijakan operasional truk selama masa angkutan Lebaran 2026 menuai kekhawatiran dari pelaku usaha penyeberangan.
Mereka menilai larangan truk melintas di Pelabuhan Merak berpotensi memicu berkepanjangannya kendaraan di pelabuhan alternatif.
Editor AF Setiawan