Bantentv.com – Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi digelar sejak 6 Februari 2026. Ajang olahraga internasional ini berlangsung di Italia, dengan pusat penyelenggaraan berada di Milan dan Cortina d’Ampezzo.
Pada Olimpiade Musim Dingin 2026, berbagai cabang olahraga dipertandingkan, mulai dari seluncur salju hingga lompat ski.
Mengutip situs resmi Olympics, kompetisi ini diikuti lebih dari 3.500 atlet dari 93 negara yang memperebutkan total 195 medali.
Para atlet akan bertanding dalam 16 cabang olahraga Olimpiade dan enam cabang olahraga Paralimpiade.
Baca Juga: Mengenal Snowboarding, Cabang Andalan di Olimpiade Musim Dingin 2026
Memasuki hari pelaksanaan ketiga, Minggu, 8 Februari 2026, sejumlah pertandingan diadakan di Livigno Snow Park. Salah satu cabang yang dipertandingkan adalah seluncur salju atau snowboard.
Pada cabang snowboard tersebut, kontingen tuan rumah Italia berhasil mengamankan medali emas perdana mereka di Olimpiade Musim Dingin 2026. Kemenangan ini disambut meriah oleh ribuan pendukung yang memadati area finis arena pertandingan.
Livigno yang dikenal sebagai pusat olahraga ekstrem di Italia Utara, menyajikan lintasan teknis dengan kemiringan tajam yang menguji ketangkasan para atlet dunia.
Persaingan di babak final berlangsung sangat ketat. Atlet Austria sempat memimpin di sektor pertama lintasan, namun wakil Italia tampil lebih tenang saat melakukan transisi di tikungan terakhir sehingga unggul tipis dengan selisih waktu hanya 0,12 detik.
Baca Juga: Makan Pekan Ini! Berikut Jadwal, Lokasi, dan Cabang Olahraga Olimpiade Musim Dingin 2026
Sementara itu, kontingen Korea Selatan turut mencatatkan sejarah dengan meraih medali perunggu.
Hasil ini memperkuat posisi negara-negara Asia dalam peta persaingan olahraga musim dingin global yang selama ini didominasi negara-negara Eropa dan Amerika Utara.
Kondisi salju di Livigno dilaporkan berada dalam keadaan optimal meskipun suhu udara di sekitar lokasi pertandingan mengalami peningkatan.
Penyelenggara memanfaatkan teknologi salju buatan mutakhir untuk menjaga konsistensi lintasan serta menjamin keselamatan para atlet.
Menggunakan nomor Parallel Giant Slalom, fokus cabang seluncur salju akan beralih ke nomor Slopestyle dan Halfpipe yang dijadwalkan berlangsung di venue yang sama pada awal pekan depan.
Editor : Erina Faiha