Bantentv.com – Pemerintah Tailan menggandeng sejumlah konglomerat dan grup bisnis besar untuk membatasi pengeluaran biaya hidup yang semakin menekan masyarakat.
Langkah ini dilakukan di tengah kenaikan harga energi global yang mulai berdampak pada kebutuhan pokok di Negeri Gajah Putih.
Dilaporkan dari Straits Times, sejumlah peritel besar berkolaborasi meluncurkan produk kebutuhan pokok dengan potongan harga 25 persen hingga 50 persen melalui program “Thais Helping Thais”.
Program ini melibatkan beberapa konglomerat besar Tailan, di antaranya:
- CP All dan CP Axtra milik miliarder Dhanin Chearavanont
- Central Retail Corp milik keluarga Chirathivat
- Berli Jucker milik Charoen Sirivadhanabhakdi
Perusahaan-perusahaan tersebut menyediakan produk makanan, perlengkapan mandi, serta kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
Baca Juga: IHSG Anjlok 3,05 Persen, Saham Konglomerat Kompak Ambruk di Penutupan Perdagangan
Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah konkret membantu masyarakat.
“Ini adalah langkah penting dalam kerja sama antara sektor publik dan swasta. Konsumen akan dapat menghemat uang,” kata Anutin di Bangkok, Minggu 5 April 2026.
Pemerintah Tailan sebelumnya telah mengontrol harga puluhan barang kebutuhan pokok. Namun kenaikan biaya energi dan produksi tetap memicu kenaikan harga. Beberapa bahan pokok seperti daging babi dan telur mulai mengalami kenaikan harga.
Selain itu, rumah tangga Tailan juga menghadapi kenaikan harga bahan bakar yang berdampak pada daya beli masyarakat.
Baca Juga: Presiden Prabowo dan Pemimpin Pakistan Bakal Mengunjungi Teheran Redam Konflik Timur Tengah
Kondisi ini terjadi di tengah lambatnya perekonomian akibat melemahnya sektor pariwisata dan ekspor global.
Untuk itu, pemerintah Tailan memilih menggandeng sektor swasta untuk menjaga stabilitas harga dalam jangka pendek.
Editor AF Setiawan