Cilegon, Bantentv.com – Kemendukbangga-BKKBN Perwakilan Banten memperkuat layanan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) melalui pelatihan peningkatan kompetensi bagi para pengasuh dan kader Bina Keluarga Balita (BKB).
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aston Cilegon, Selasa, 28 Oktober 2025. Mereka menggandeng dunia usaha demi mewujudkan layanan pengasuhan yang aman dan ramah anak.
Pesatnya pertumbuhan sektor industri di Kota Cilegon mendorong semakin banyak perempuan yang terlibat dalam dunia kerja.
Kondisi tersebut membawa tantangan baru dalam mengasuh anak. Ini terutama ketika kedua orang tua berada pada usia produktif dan sama-sama bekerja di luar rumah.
“Syukur Alhamdulillah, ada 9 perusahaan yang berkolaborasi dengan Tamasya. Ke depan, kami akan terus tingkatkan agar layanan ini semakin eksis di masyarakat,” ujar Ketua DWP Kemendukbangga/BKKBN RI, Afiatus Salamah Budi Setiyono, usai kegiatan.
Menurutnya, penguatan pengasuhan sejak dini menjadi fondasi penting dalam menyambut Generasi Emas 2045.
Melalui Tamasya, para pengasuh dibekali kompetensi berbasis empat layanan utama. Dengan demikian, kualitas pengasuhan terjamin dan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih.
“Masyarakat yang bekerja menjadi lebih aman dan nyaman, tanpa perlu cemas saat menitipkan anaknya di Tamasya,” tambahnya.
Demografi Bonus Dukung
Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Rusman Efendi, menjelaskan bahwa Tamasya merupakan fasilitas pendukung bonus demografi.
Ketika orang tua produktif mampu bekerja secara optimal, pengasuhan harus tetap berjalan dengan baik.
“Ada lima pendampingan anak di Tamasya. Mulai dari kompetensi pengasuh bersertifikat, pendampingan tumbuh kembang anak, komunikasi dengan orang tua, hingga rujukan kesehatan jika diperlukan,” jelas Rusman.
Ia menegaskan, dukungan lintas sektor termasuk perusahaan dan media harus menjadi penggerak utama. Dengan begitu, program pengasuhan anak ini berjalan optimal melalui pendekatan pentahelix.
Dukungan Dunia Usaha
Salah satu mitra, Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya, Trisno Widayat, menyebut telah melakukan pelatihan TPA di Kota Cilegon. Ini sebagai bagian dari dukungan terhadap Tamasya.
“Kami ingin terus berkolaborasi untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan generasi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Perusahaan yang Berkolaborasi dalam Program Tamasya
Berikut sembilan perusahaan yang menyatakan komitmen dukungan melalui penandatanganan MoU:
- PT PLN Nusantara Power Muara Karang
- PT PLN Indonesia Listrik UBP Suralaya 1-7
- PT PLN Indonesia Listrik UBP Suralaya 8
- PT PLN Indonesia Listrik UBP Cilegon
- PT PLN Indonesia Power PLTU Banten 2 Labuan
- PT PLN IP UBP Banten 3 Lontar
- PT Chandra Asri Pasifik Tbk
- PT Pertamina Energy Terminal – Terminal LPG Tanjung Sekong
- PT Krakatau Sarana Properti (KSP)
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata pemeliharaan pengasuhan. Program tersebut tidak hanya mendukung keluarga pekerja, tetapi juga memastikan anak-anak di Banten bertumbuh menjadi generasi tangguh dan berdaya saing tinggi.