Pandeglang, Bantentv.com – Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minyak goreng kemasan Minyakita di Pasar Tradisional Badak, Pandeglang, mengalami kelangkaan sejak beberapa hari terakhir. Para pedagang mengakui kesulitan mendapatkan stok Minyakita di tingkat agen.
Kelangkaan tersebut diduga disebabkan berkurangnya pasokan dari produsen. Selain stok yang terbatas, harga minyak goreng kemasan Minyakita juga masih terbilang cukup tinggi.
Saat ini, harga Minyakita di Pasar Tradisional Badak, Pandeglang, telah mencapai Rp20 ribu per liter.
Langkanya ketersediaan Minyakita di tingkat agen pun dikeluhkan para pedagang karena berdampak pada penjualan mereka.
Baca Juga: Stok Minyakita di Pasaran mulai Langka di Pasar Rangkasbitung
Rosidi, salah seorang pedagang, mengaku kelangkaan minyak goreng kemasan Minyakita sudah terjadi sejak beberapa hari sebelum Lebaran. Ia menyebut selain sulit didapat, harga Minyakita juga masih tergolong mahal.
“Sudah beberapa hari ini ikut Minyakita susah didapat di agen. Kalau pun ada, harganya masih cukup mahal, jadi penjualan juga mempengaruhi,” ujar Rosidi, pedagang.
Baca Juga: Pedagang Pasar Ciruas Keluhkan Harga Minyakita Naik ke Gubernur Banten
Sementara itu, seorang konsumen juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan Minyakita di pasaran dalam beberapa hari terakhir.
“Saya sudah mencari Minyakita ke beberapa tempat, tapi stoknya kosong. Kalau ada pun harganya lebih mahal dari biasanya,” kata Isah, pembeli.
Para pembeli berharap pemerintah segera mengatasi kelangkaan stok minyak goreng kemasan Minyakita agar ketersediaannya kembali normal dan harganya lebih terjangkau.
Editor : Erina Faiha