Serang, Bantentv.com – Regenerasi ekosistem terus dijaga oleh Wadah Pencinta Alam (Wapala) Tapak Guriang SMAN 1 Ciruas. Hal ini dilakukan melalui kegiatan Pra Pendidikan dan Latihan Pencarian dan Penyelamatan (Pra Diklat SAR) yang diadakan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi tahapan awal sebelum peserta mengikuti Diklat SAR akhir dan resmi bergabung sebagai anggota Wapala Tapak Guriang.
Ketua Wapala Tapak Guriang, Ilyas, menjelaskan bahwa Pra Diklat SAR bertujuan membekali calon anggota dengan kemampuan dasar. Ini dilakukan sebelum mereka diterjunkan langsung ke alam terbuka.
“Ini menjadi latihan awal sebelum calon anggota turun langsung ke medan alam seperti gunung dan hutan,” ujarnya, Sabtu, 13 Desember 2025.
Dalam Pra Diklat SAR ini, peserta diperkenalkan pada berbagai materi dasar kepecintaalaman, di antaranya survival, navigasi, SAR, dan pendakian gunung.
Selain itu, peserta juga dibekali pelatihan kedisiplinan, kekompakan, serta kemampuan bertahan hidup dalam kondisi darurat.
Ilyas menambahkan, pemahaman dasar sangat penting mengingat medan alam memiliki tingkat risiko tinggi.
“Medan gunung itu berat, jalurnya menanjak, ada perlengkapan wajib yang harus dibawa. Pra Diklat ini bertujuan mengenalkan dasar-dasar kepecintaalaman sebelum mereka terjun langsung,” jelasnya.
Kegiatan Pra Diklat SAR ini diikuti secara internal oleh siswa dan siswi SMAN 1 Ciruas. Jumlah peserta sebanyak 13 orang dan didukung 15 panitia dari pengurus Wapala.
“Wapala Tapak Guriang ini kan bermarkas di SMAN 1 Ciruas. Jadi, organisasi ini hanya internal bagi siswa dan siswi SMAN 1 Ciruas,” terang Ilyas.
Ilmu Wapala Berguna di Alam dan Kehidupan
Sementara itu, Ketua Alumni Keluarga Besar Wapala Tapak Guriang, Herlin Saputra, berpesan agar para calon anggota mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat di alam, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu yang paling mendasar di Wapala adalah disiplin, kebersamaan, dan mental. Ini bukan hanya berguna di alam, tapi juga dalam kehidupan, perkuliahan, bahkan bagi yang bercita-cita masuk TNI atau Polri,” kata Herlin.
Melalui Pra Diklat SAR ini, Wapala Tapak Guriang berharap dapat mencetak generasi pencinta alam yang tangguh, disiplin, dan bermental kuat. Mereka juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Editor AF Setiawan