Tangerang, Bantentv.com – Belasan warga Kabupaten Tangerang meadati halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengikuti kegiatan vaksinasi rabies gratis yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Rabies Sedunia sekaligus HUT ke-393 Kabupaten Tangerang .
Sejak pagi, warga datang sambil membawa hewan peliharaan mereka seperti anjing, kucing, dan monyet untuk mendapatkan suntikan vaksin rabies.
Sebelum vaksinasi dilakukan, tim dokter hewan terlebih dahulu memeriksa kondisi hewan secara menyeluruh.
Pemeriksaan meliputi pengecekan suhu tubuh menggunakan termometer serta kondisi organ luar seperti mata, mulut, dan kulit untuk memastikan tidak ada gejala penyakit menular.
Lucia, salah satu warga yang hadir, mengaku terbantu dengan adanya program vaksinasi rabies gratis ini.
Ia membawa dua ekor anjing peliharaannya untuk diperiksa, meski hanya satu yang dapat divaksin karena salah satunya sedang sakit.
“Ini sangat membantu, karena biasanya harga vaksinasi itu mahal sekali,” ujar Lucia, yang dikenal sebagai pecinta hewan.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan mereka.
Baca Juga: Gigitan Anjing Bisa Tularkan Rabies, Mulai Bayangkan!
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Saefullah, menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi gratis ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit rabies di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Kami sengaja memberikan dukungan kepada para pemilik hewan yang telah mengikuti vaksinasi gratis ini, dengan memberikan pakan kepada peliharannya, baik anjing maupun kucing,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyiapkan sebanyak 250 dosis vaksin rabies yang diperuntukkan bagi hewan peliharaan warga.
Selain membuka layanan vaksinasi gratis, pihak dinas juga menyediakan klinik kesehatan hewan agar masyarakat dan para pencinta satwa dapat memeriksa hewan mereka secara berkala.
Editor Siti Anisatusshalihah