Bantentv.com – Berdasarkan data pemantauan yang dirilis Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, sekitar 28 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta menuju jalur mudik Trans Jawa hingga Sumatra.
Data tersebut merupakan hasil pemantauan sementara terhadap pergerakan kendaraan selama periode arus mudik Lebaran tahun 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan secara keseluruhan kondisi lalu lintas masih terpantau terkendali.
“Dari proyeksi sekitar 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan menuju Trans Jawa, Jawa Barat, Cikupa, Banten hingga Sumatra, sekitar 28 persen di antaranya sudah meninggalkan Jakarta,” ujar Agus Senin 16 Maret 2026.
Baca Juga: Volume Kendaraan di Tol Tangerang–Merak Meningkat 14,39 Jelang Lebaran 2026
Menurut Agus, jumlah kendaraan yang telah keluar Jakarta baru sebagian dari total proyeksi arus mudik tahun ini.
Artinya, sekitar 72 persen kendaraan lainnya diperkirakan masih akan meninggalkan Jakarta dalam beberapa hari ke depan.
“Oleh sebab itu kami masih mengelola hampir kurang lebih 72 persen kendaraan lagi yang akan bergerak menuju jalur mudik,” jelasnya.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan, Korlantas memastikan kondisi arus lalu lintas masih dapat dikendalikan.
Petugas terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah jalur utama mudik.
Korlantas juga menilai kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah juga membantu mengurai pergerakan pemudik.
Baca Juga: Mengapa Jawa Barat Jadi Daerah Asal Mudik Terbesar pada tahun 2026? Simak Datanya!
Selain itu, Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas dinilai efektif dalam mendistribusikan arus kendaraan.
“Dengan adanya Work From Anywhere ini keberangkatan pemudik menjadi lebih terurai.Kebijakan SKB juga sangat strategis untuk mengatur arus lalu lintas,” kata Agus.
Polri mengimbau masyarakat untuk tetap memupuk informasi resmi terkait kondisi lalu lintas serta merencanakan perjalanan dengan baik selama masa mudik Lebaran.