Pandeglang, Bantentv.com – Sebanyak 120 atlet tinju amatir dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten bersaing ketat dalam ajang kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Banten 2025, yang digelar di Makodim 0601 Pandeglang, Senin, 20 Oktober 2025.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Banten serta HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, yang hadir sekaligus membuka acara, menegaskan bahwa olahraga tinju bukan hanya sekadar adu kekuatan, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan mental pantang menyerah.
“Tinju mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, dan kemampuan mengontrol emosi. Seorang atlet sejati bukanlah yang menang dengan amarah, tapi yang mampu mengalahkan dirinya sendiri,” ujar Dimyati dalam Berbagainya.
Ia menambahkan, Pemprov Banten berkomitmen terus mendukung kegiatan olahraga daerah untuk mencetak atlet unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Baca Juga: Atlet Karate Pandeglang Siap Berlaga di Kejuaraan Internasional Senkaido Open 2025
Sementara itu, Bupati Pandeglang Dewi Handajani menilai Kejurda tinju amatir banten ini sebagai langkah konkret dalam regenerasi atlet tinju Banten.
“Kegiatan ini tidak hanya sekedar memperingati hari bersejarah, tapi juga membuka peluang bagi atlet muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Dari sini kita diperingati lahir petinju-petinju masa depan Banten,” ujar Dewi.
Dukungan KONI dan Pertina Banten
Ketua KONI Pandeglang Rizki Natakusumah menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong pelaksanaan kompetisi rutin di berbagai cabang olahraga.
“Kejurda Tinju ini menjadi bukti bahwa Pandeglang serius dalam membina atlet. Semakin sering mereka bertanding, semakin matang kemampuan yang terbentuk,” ucapnya.
Sementara Ketua Pengprov Pertina Banten, Verry Yugangga, mengungkapkan bahwa kejuaraan tahun ini diikuti 120 atlet dari delapan kabupaten/kota di Banten.
“Kami ingin ajang ini berjalan sportif dan menjadi ruang pelatihan atlet sejak dini. Para petinju harus menjadikan kompetisi ini sebagai batu loncatan menuju level profesional,” ujarnya.
Editor AF Setiawan