Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Kampung Kedokan Porang, Desa Pamanuk, pada Senin 26 Januari 2026.
Bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak tersebut berupa kebutuhan pangan pokok sehari-hari, seperti beras, obat-obatan hingga peralatan alat mandi.
Camat Carenang Imron menjelaskan, di kecamatan Carenang ada sebanyak tiga desa yang terdampak banjir, diantaranya desa Mekarsari, Pamanuk dan Carenang.
Imron mengatakan, turun langsung untuk memeriksa kondisi di lapangan serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak terdampak
“Bantuan yang disalurkan ini dari Bupati Serang untuk yang pertama,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, untuk bantuan ketahanan pangan saat ini sedang berproses karena menurutnya laporannya via online kemudian dilanjutkan surat surat dari pihak kecamatan kepada Pemerintah Kabupaten Serang.
Baca Juga: Rumah Warga di Cimarga Lebak Nyaris Roboh, Belum Tersentuh Bantuan
“Jadi dari desa lapor ke kecamatan kemudian setelah itu kita tindaklanjuti lewat surat dari kecamatan ke Pemkab Serang,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bantuan tersebut berupa sembako seperti beras dan peralatan mandi, bahkan infrastruktur yang berkoordinasi dengan puskesmas guna mempersiapkan warga yang terkena penyakit.
“Dari puskesmas juga kami bersiap ketika ada warga yang sakit akibat terdampak banjir mereka sudah siap untuk melakukan pengobatan.” katanya.
Imron menambahkan, banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Carenang ini disebabkan meluapnya air Sungai Cidurian.
“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan jika air semakin meninggi lebih baik mengungsi ke tempat lebih aman dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” tutupnya.
Sementara itu, seorang Warga Pamanuk Maesaroh mengatakan banjir tersebut sudah sekitar lima hari dengan ketinggian udara mencapai 50 sentimeter.
“Saat ini sudah pada ngungsi ke tempat saudara, karena banjir sudah lima hari apalagi semalam hujannya gede jadi air naik.” kata dia.
Ia menuturkan, sebelumnya kampung Kedokan Porang desa Pamanuk pernah terjadi banjir pada tahun 2013 dan kini terjadi kembali di tahun 2026.
“Dulu pernah terjadi banjir pada tahun 2013 dan sekarang terjadi lagi pada tahun 2026,” tutupnya.
Editor Siti Anisatusshalihah