Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah dan melemah sebesar 0,24 persen atau 17,77 poin ke 7.541,61 pada penutupan perdagangan saham Rabu 22 April 2026.
Turunnya IHSG ini juga terjadi di tengah suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) tetap di 4,75 persen dan transaksi harian saham di bawah Rp20 triliun.
Selain itu, indeks saham LQ45 juga turun 1,04 persen menjadi 735,97. Meski mengalami penurunan IHSG, namun pada perdagangan hari ini, sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Sejak dibuka, IHSG berada di level tertinggi 7.578,05 dan level terendah 7.513,93. Namun demikian, sebanyak 440 saham bergerak menguat dan berhasil mengangkat IHSG, sementara 240 saham melemah dan 141 saham lainnya tetap di tempatnya.
Sementara itu, total frekuensi perdagangan hari ini mencapai 2.948.972 kali dengan volume perdagangan saham sebesar 49,4 miliar saham. Selain itu, nilai transaksi harian saham Rp18,1 triliun dan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.181.
Meski IHSG mengalami penurunan dan terkoreksi, namun sektor saham transportasi naik menjadi 4,76 persen dan memimpin kenaikan di antara sektor saham lainnya. Selain transportasi, sektor saham industri tumbuh juga 1,14 persen, diikuti sektor saham konsumen nonsiklikal yang menguat 0,10 persen, sektor saham konsumen siklikal juga ikut naik 1,21 persen, dan sektor saham kesehatan menanjak 0,53 persen.
Tak hanya itu, sektor saham keuangan juga ikut tumbuh 1,05 persen, sektor saham teknologi naik tipis 0,04 persen dan sektor saham infrastruktur menguat 1,09 persen.
Namun demikian, sejumlah sektor juga mengalami penurunan, di antaranya sektor saham energi turun 0,16 persen, sektor saham basic terpangkas 0,68 persen dan sektor saham properti melemah 0,03 persen.
Baca Juga: Memerah Sepanjang Sesi, IHSG Ditutup Tertekan ke Level 7.559
Berikut sejumlah saham yang masuk top gainers, antara lain:
* Saham BATUBARA naik 33,96 persen
* Saham KOTA naik 29,52 persen
* Saham BDMN menguat 25 persen
* Saham TALF menguat 24,60 persen
* Saham HARAPAN menguat 24,60 persen
Adapun sejumlah saham yang masuk top Losers, antara lain:
* Saham KICI merosot 14,91 persen
* Saham DEFI turun 14,60 persen
* Saham LCKM turun 10,26 persen
* Saham YPAS merosot 9,80 persen
* Saham DSSA merosot 9,71 persen
Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:
* Saham BBRI bernilai Rp726,1 miliar
* Saham BBCA senilai Rp620,2 miliar
* Saham KOTA bernilai Rp599,2 miliar
* Saham BMRI senilai Rp539,7 miliar
* Saham BUMI bernilai Rp456,1 miliar
Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:
* Saham KOTA tercatat 180.202 kali
* Saham MDIA tercatat 89.316 kali
* Saham BAPA tercatat 81.244 kali
* Saham BNBR tercatat 64.792 kali
* Saham ZATA tercatat 61.350 kali
Editor Siti Anisatusshalihah